KonsultasiUmum

Bagaimana Hukumnya Tidak Merawat Binatang Peliharaan?

Bagaimana Hukumnya Tidak Merawat Binatang Peliharaan?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang mencintai Allah ta’ala berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang bagaimana hukumnya tidak merawat binatang peliharaan, selamat membaca.

Pertanyaan :

بسم اللّه الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Semoga Ustadz selalu diberikan kesehatan. Aamiin.
Ijin bertanya ustadz.

Semisal saya pelihara binatang (ikan hias & burung) pas lagi seneng-senengnya diperhatikan banget, kasih makanan sama ganti air aquarium.
Lama kelamaan jenuh atau mungkin tledor, lupa kasih makan, kelamaan gak ganti air, naruh kandang burung sembarangan.

Alhasil dikerubung semut atau kena sengat hewan kecil akhirnya hewan itu mati tanpa sepengetahuan saya. Kalau seperti itu bisa terkena dosa atau tidak Ustadz ?

Baca Juga :  Wajib Bertanggung Jawab Terhadap Banyaknya Anak

Jazaakallohu khoyron Ustadz

(Disampaikan oleh Admin BiAS T08)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du.

Laa haulaa wa laa quwwata illaa billaah.

Hendaknya perbuatan seperti ini tidak anda lakukan lagi. Karena menelantarkan hewan-hewan yang kita kurung merupakan dosa yang sangat berat.
Oleh karena itu dalam sebuah hadits dikatakan, ada seorang yang masuk ke dalam neraka karena seekor kucing yang ia pelihara.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

دَخَلَتِ امْرَأَةٌ النَّارَ فِي هِرَّةٍ رَبَطَتْهَا، فَلَا هِيَ أَطْعَمَتْهَا، وَلَا هِيَ أَرْسَلَتْهَا تَأْكُلُ مِنْ خَشَاشِ الْأَرْضِ، حَتَّى مَاتَتْ هَزْلًا

Ada seorang wanita yang masuk kedalam neraka karena kucing yang ia kurung, ia tidak memberinya makan, tidak pula melepasnya sehingga ia dapat makan dari sumber lain, hingga akhirnya kucing tersebut mati dalam keadaan kelaparan
(HR. Al-Bukhari no. 3318)

Wallahu a’lam
Wabillahittaufiq

 

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Ratno Abu Muhammad, Lc , حفظه الله
Selasa, 9 Shafar 1441 H / 8 Oktober 2019 M



Ustadz Ratno Abu Muhammad, Lc.
Kontributor Bimbingan Islam (BiAS), Alumni Universitas Islam Madinah Jurusan Hadits
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Ratno حفظه الله  
klik disini

Baca Juga :  Bolehkah Bersedekah Atas Nama Orang Tua atau Orang Lain?

Ustadz Ratno, Lc.

Beliau adalah alumni Arabic Language Institute, King Saud University Riyadh Saudi Arabia Tahun 2013. Alumni S1 Jurusan Hadits, Universitas Islam Madinah Saudi Arabia Tahun 2014-2018. Begitu juga alumni S2 Study Qur'an Hadits UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Tahun 2019-2021. Aktivitas beliau sekarang adalah sebagai Dewan Pembina Yayasan Anak Muslim Ceria. Pengisi Kajian Radio Muslim Yogyakarta. Pengajar Ma'had Al-Ilmi Yogyakarta, Ma'had Darussalam Asy-Syafi'i Yogyakarta, dan beberapa kajian online maupun offline di Yogyakarta dan sekitarnya.

Related Articles

Back to top button