Siapa yang Bertanggung Jawab Menjaga Umat di Zaman Ini bimbingan islam
Siapa yang Bertanggung Jawab Menjaga Umat di Zaman Ini bimbingan islam

Siapa yang Bertanggung Jawab Menjaga Umat di Zaman Ini?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang mencintai Allah ta’ala berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang siapakah yang bertanggung jawab menjaga umat di zaman ini?
Selamat membaca.

Pertanyaan :

بسم اللّه الرحمن الر حيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Semoga ustadz dan keluarga selalu dalam lindungan Allah dan diberi Rahmat Nya.

Ustadz, siapakah yang bertanggung jawab menjaga aqidah serta agama umat islam di zaman ini?

Kedua yang ingin saya tanyakan, sering terjadi, disetiap kawasan permukiman baru, masyarakat gotong royong membangun masjid, setelah jadi masjidnya, masyarakat menjalani ibadah sesuai kemampuan ilmu mereka. Terkadang imam sholat, bacaan al fatihahnya saja kurang tepat.
Mohon maaf, kalau kita lihat umat lain setiap rumah ibadah mereka diutus seorang Pendeta, Pastur, Biarawan yang mapan dibidang ilmu agamanya dari organisasi keagamaan mereka, jadi tidak sembarang. Apakah Islam tidak lebih baik dari mereka?
Saya yakin di zaman Rosulullah diutus sahabatsahabat yang berilmu untuk membina para umatnya di suatu daerah, atau ditempat tempat ibadah.

Jazakumullahu khairan ustadz.

(Disampaikan oleh Fulan, Sahabat BiAS)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du

Kita semua harus berusaha menjadi penolong agama ini, semua kita harus berusaha mendakwahkan agama ini, sesuai dengan kemampuan kita masing-masing.
Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolong kalian dan mengokohkan kaki – kaki kalian.”
(QS. Muhammad : 7)

Dalam ayat lainnya Allah juga berfirman:

والعصر() إِنَّ الإنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ() إِلا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ ()

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat-menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran.”
( QS. Al – Ashr : 1 – 3).

Kemudian, apa yang anda lihat dan rasakan bukanlah karena kekurangan agama islam yang mulia ini, melainkan kelemahan dan kelalaian kita sebagai umat islam, sudah berapa persen kita berusaha mempelajari, mengamalkan dan mendakwahakan agama ini?

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

الإسلام يعلو ولا يعلى عليه

“Islam itu tinggi dan tidak ada yang menyaingi ketinggiannya”
(HR. Daruquthni : 395).

Lalu kenapa ada fenomena yang kita lihat pada saat sekarang ini berupa kelemahan dan seolah direndahkan?
Itu semua karena umat islam jauh dari ajaran islam itu sendiri. Contohnya saja: ketika anda mendapati bacaan imam tidak sesuai dengan tajwidnya, apa usaha yang telah anda lakukan? Apakah telah mencoba untuk mendatangkan guru tahsin ke tempat tersebut?

Semuanya menjadi tanggung jawab kita bersama, karena kita yang  butuh  untuk berubah maka mulai dari diri kita usahakan untuk berubah, lalu orang terdekat kita dan masyarakat kita tinggal dan begitu seterusnya.

Hanya Allah lah dzat pemberi taufiq.
Wallahu a’lam

 

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله
Senin, 28 Rajab 1441 H / 23 Maret 2020 M



Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى 
klik disini