Nasehat Untuk Bersatu Diatas Al-Quran dan Sunnah Nabi bimbingan islam
Nasehat Untuk Bersatu Diatas Al-Quran dan Sunnah Nabi bimbingan islam

Nasehat Untuk Bersatu Diatas Al-Quran dan Sunnah Nabi

Para pembaca Bimbinganislam.com yang mencintai Allah ta’ala berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang nasehat untuk bersatu diatas al-quran dan sunnah Nabi.
Selamat membaca.

Pertanyaan :

بسم اللّه الرحمن الر حيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Semoga ustadz dan keluarga selalu dalam lindungan Allah dan diberi Rahmat Nya.

Izin bertanya Ustadz, bagaimana tips dan trik untuk mempererat ukhuwah islamiah di kampung saya yang kebanyakan warganya menganggap bahwa warga kampung kami ini terdiri dari beberapa golongan.
Setiap kali diajak kumpul bareng dengan tujuan mempererat ukhuwah, kebanyakan dari mereka selalu enggan karena merasa tidak satu golongan.
Sebagian ada yang mengaku kelompok A enggan bergabung dengan golongan lain, pun demikian yang mengaku kelompok B, kelompok C, dan selainnya.

Mohon nasihatnya Ustad, syukron.

(Disampaikan oleh Fulan, Sahabat BiAS)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du

Kaedah penting yang harus kita ingat adalah bahwa umat tidak akan pernah benar – benar bersatu sampai mereka mau bersatu diatas Al-Quran dan Sunnah sesuai dengan pemamahan yang diajarkan rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kepada para sahabat beliau.

Selama kaum muslimin masih mengedepankan hawa nafsu, akal pikiran pribadi diatas daripada wahyu berupa alquran dan sunnah, niscaya mereka akan tetap bercerai berai, dan merasa kelompok merekalah yang benar.
Allah berfirman:

كُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ

“Setiap kelompok merasa bangga terhadap apa-apa yang ada pada mereka”.
(QS. Ar-Rum: 32).

Serta ingat, tidak ada persatuan diatas hawa nafsu, persatuan hakiki hanya dengan mengikuti jalan Allah yang telah ditempuh rasulullah bersama para sahabat beliau.
Allah berfirman:

وَٱعْتَصِمُوا۟ بِحَبْلِ ٱللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا۟ ۚ

“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai.”
( QS. Ali imran : 103).

Kemudian, di akhir penjelasan ini, kami ingin menyampaikan bahwa perpecahan umat adalah ketentuan Allah yang pasti terjadi, namun kita diperintahkan untuk berpegang dengan kelompok rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat beliau, dan mengajak umat kepadanya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

اُمَّتِيْ عَلَى ثَلاَثٍ وَسَبْعِيْنَ مِلَّةً كُلُّهُمْ فِى النَّارِ اِلاَّ مِلَةً وَاحِدَةً قَالُوْا: وَمَنْ هِيَ يَارَسُوْلُ اللهِ؟ قَالَ: مَااَنَا عَلَيْهِ وَاَصْحَابِيْ

“Dan umatku akan terpecah (umat muslimin) menjadi 73 kelompok, semua mereka itu didalam neraka, kecuali satu kelompok saja.
Para sahabat bertanya “Siapakah yang satu itu ya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam?”
Beliau menjawab: “kelompok yang aku dan sahabatku berada di atasnya”.
(HR At Tirmidzi : 2641).
bersatu diatas sunnah

Hanya Allah lah dzat pemberi taufiq.
Wallahu a’lam

 

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله
Senin, 28 Rajab 1441 H / 23 Maret 2020 M



Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى 
klik disini