Pelet dan Cara Menangkalnya Dalam Islam bimbingan islam
Pelet dan Cara Menangkalnya Dalam Islam bimbingan islam

Pelet dan Cara Menangkalnya Dalam Islam

Para pembaca Bimbinganislam.com yang mencintai Allah ta’ala berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang pelet dan cara menangkalnya dalam islam.
selamat membaca.

Pertanyaan :

بسم اللّه الرحمن الر حيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Semoga ustadz dan admin serta kita semua dijaga Allah.

Afwan ustadz, ana mau tanya kalau hukum pelet atau guna-guna itu apa?
Bagaimana pula hukum pernikahan dari ilmu pelet atau guna-guna itu sendiri?

Bagaimana cara manangkalnya atau menyembuhkannya bila terlanjur kena ilmu itu selain dengan Ruqyah?
Mohon penjelasannya.
Syukron, jaazakallah khairan ustadz.

(Disampaikan oleh Fulan, Member grup WA BiAS)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du

Pelet atau guna-guna adalah ilmu sihir yang haram, pelakunya adalah orang yang telah melakukan perbuatan syirik. Ilmu sihir adalah kesyirikan yang pelakunya dihukumi murtad dari agama Islam. Allah ta’ala berfirman :

وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُو الشَّيَاطِينُ عَلَىٰ مُلْكِ سُلَيْمَانَ ۖ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَٰكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ 

“Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh para syaithan pada masa kerajaan Sulaiman. Tidaklah Sulaiman itu kafir akan tetapi para syaithan itulah yang kafir mereka mengajarkan kepada manusia ilmu sihir.”
(QS Al-Baqarah : 102).

Imam Ibnu Bathal rahimahullahu ta’ala menyatakan :

فنفى الله السحر عن سليمان وأضافة إلى الشياطين وأخبر أنهم يعلمونه الناس. واختلف العلماء فى المسلم إذا سحر بنفسه، فذهب مالك إلى أن السحر كفر وأن الاسحر يقتل ولاتقبل توبته؛ لأن الله – تعالى سمى السحر كفرًا

“Allah ta’ala menafikan sihir dari Sulaiman dan menisbatkan sihir tersebut kepada para syaithan dan mengabarkan bahwasanya para syaihtan inilah yang mengajarkan sihir kepada manusia.
Para ulama berselisih pendapat tentang seorang muslim yang melakukan sihir. Imam Malik menyatakan bahwa sihir itu kekufuran dan para tukang sihir dibunuh serta tidak diterima taubatnya karena Allah sendiri menyebut sihir sebagai kekufuran.”
(Syarah Shahih Bukhari Libni Bathal : 9/442)

Adapun status pernikahan jika terpenuhi syarat dan rukunnya maka ia adalah pernikahan yang sah.

Dan cara mengobati sihir ada banyak akan tetapi yang banyak itu rata-rata tidak diperkenankan oleh syariat, seperti mengobati sihir dengan sihir serupa. Atau mengobati sihir dengan datang kepada dukun. Ini semua, terlarang.

Cara mengobati sihir yang diperkenankan syariat adalah dengan ruqyah syar’iyyah. Dengan membacakan ayat-ayat Al-Qur’an dan bisa menggunakan sarana air putih ataupun daun bidara.

Atau dengan cara memperbaiki kualitas tauhid, serta membentengi diri dengan doa dan dzikir yang terambil dari Al-Qur’an dan As-Sunnah. Bacalah dalam hal ini buku doa dan dzikir untuk mengobati sihir dan guna-guna karya Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawaz.

Semoga bermanfaat,
Wallahu ta’ala a’lam.

 

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Abul Aswad Al Bayati حفظه الله
Kamis, 02 Sya’ban 1441 H/ 26 Maret 2020 M



Ustadz Abul Aswad Al-Bayati, BA.
Dewan konsultasi Bimbingan Islam (BIAS), alumni MEDIU, dai asal klaten
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Abul Aswad Al-Bayati حفظه الله  
klik disini