Ibadah

Kapan Batas Waktu Akhir Makan Sahur?

Kapan Batas Waktu Akhir Makan Sahur?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang Kapan Batas Waktu Akhir Makan Sahur? selamat membaca.

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Bismillah Izin bertanya ustadz . Kapankah sebaiknya menahan makan ketika sahur yang sudah mendekati waktu adzan? . Jazaakallahu khairan

Ditanyakan oleh Santri Mahad Bimbingan Islam


Jawaban:

Waalaikumsalam warhmatullah wabarokatuh

Sahur waktunya sebagimana firman Allah ta`ala,”

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ

“Makan dan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam.” (QS. Al-Baqarah:187)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

كُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يُؤَذِّنَ ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ ، فَإِنَّهُ لَا يُؤَذِّنُ حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ

“Makan dan minumlah sampai Ibnu Umi maktum mengumandangkan azan, karena dia tidak berazan kecuali sampai terbit fajar.” (HR. Bukhari, no. 1919)

Sehinga patokan utama dalam menahan makan dan minum adalah masuknya waktu shalat subuh/fajar, yang biasanya ditandai dengan adzan subuh., sebagaimana dilakukan oleh Ibnu Ummi maktum ketika melakukan adzan ketika tiba waktu fajar.

Dan juga apa yang dilakukan oleh Rasullah shallallahu alaihi wasallam ketika bersahur, sebagaimana dari Anas, dari Zaid bin Tsabit, ia berkata,

تَسَحَّرْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- ثُمَّ قُمْنَا إِلَى الصَّلاَةِ. قُلْتُ كَمْ كَانَ قَدْرُ مَا بَيْنَهُمَا قَالَ خَمْسِينَ آيَةً.

“Kami pernah makan sahur bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian kami pun berdiri untuk menunaikan shalat. Kemudian Anas bertanya pada Zaid, ”Berapa lama jarak antara adzan Shubuh dan sahur kalian?” Zaid menjawab, ”Sekitar membaca 50 ayat”. (HR. Bukhari no. 575 dan Muslim no. 1097). Berkata Imam An-Nawawy dalam Syarah Shohih Muslim (7/169) : “Hadits ini menunjukkan sunnahnya mengakhirkan sahur”.

Dengan sunnah mengakhirkan sahur, tidak menunjukkan bahwa makan sahur harus selalu tepat terselesaika pada saat adzan, seseorang bisa mengakhirkannya sebelum adzan berkumandang, selama masuk dalam pengertian mengakhirkan sahur maka insyaallah seseorang yang menghentikan sahurnya sebelum adzan tetap masuk dalam sunnah tersebut.

Dengan tetap berusaha mendekatkan sahur dengan adzan subuh, supaya masuk dalam pengertian mengakhirkan ketika adzan dikumandangkan dan tidak melakukan makan sahur jauh-jauh waktu dengan waktu adzan.

Begitupula seseorang juga tidak melarang apa yang diperbolehkan bahkan disunnahkan, dengan mengatakan bahwa akhir sahur /makan minum adalah waktu imsak, maka ini tidaklah tepat, karena bertentangan dengan ayat dan hadist di atas, namun bila ia menghentikannya pada saat itu tanpa bermaksud melarang dirinya untuk makan dan mempersiapkan diri untuk melakukan shalat shubuh maka tidak mengapa.

Wallahu a`lam

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Mu’tashim, Lc. MA. حفظه الله
Selasa, 20 Ramadhan 1444H / 11 April 2023 M 


Ustadz Mu’tashim Lc., M.A.
Dewan konsultasi BimbinganIslam (BIAS), alumus Universitas Islam Madinah kuliah Syariah dan MEDIU
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Mu’tashim Lc., M.A. حفظه الله klik

Ustadz Mu’tasim, Lc. MA.

Beliau adalah Alumni S1 Universitas Islam Madinah Syariah 2000 – 2005, S2 MEDIU Syariah 2010 – 2012 | Bidang khusus Keilmuan yang pernah diikuti beliau adalah Syu’bah Takmili (LIPIA), Syu’bah Lughoh (Universitas Islam Madinah) | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Taklim di beberapa Lembaga dan Masjid
Back to top button