Faedah Hadist

Fawaid Hadist #96 | Kemuliaan Berjalan Ke Masjid Untuk Ibadah

Mahad Bimbingan Islam (BIAS) belajar Islam terstruktur

Fawaid Hadist #96 | Kemuliaan Berjalan Ke Masjid Untuk Ibadah

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan serial fawaid hadist, Fawaid Hadist #96 | Kemuliaan Berjalan Ke Masjid Untuk Ibadah. Selamat membaca.


عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: « مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ أَوْ رَاحَ، أَعَدَّ اللهُ لَهُ فِي الْجَنَّةِ نُزُلًا كُلَّمَا غَدَا أَوْ رَاحَ » مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu dia berkata, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang pergi ke masjid di pagi maupun petang hari, maka Allah menyediakan baginya hidangan di surga setiap kali dia pergi di pagi atau petang hari.” (Muttafaqun ‘alaihi, HR. Al-Bukhari, no. 662. & Muslim, no. 669).

Faedah Hadist

Hadist ini memberikan faedah – faedah berharga, di antaranya;

1. Secara zahir hadits ini menerangkan bahwa setiap orang yang berangkat ke masjid pada awal atau akhir siang untuk menunaikan shalat atau menuntut ilmu atau untuk maksud yang baik, maka Allah ‘Azza wa Jalla akan menyediakan hidangan baginya di surga sebagai penghormatan dan kemuliaan baginya.

2. Penjelasan penting bahwa orang yang berangkat ke masjid baik pada pagi atau petang hari akan mendapat pahala yang agung. Ini merupakan kurnia Allah Ta’ala untuk hamba-Nya, hanya dengan menunaikan amal yang sederhana ini mendapat pahala yang luar biasa.

3. Maksud ucapan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang pergi ke masjid di pagi hari maupun petang hari,” Kata “Ghadaa” yaitu pergi ke masjid pada pagi hari untuk menunaikan shalat Shubuh berjamaah. Adapun kata “Raaha” artinya pergi setelah matahari tergelincir yaitu untuk menunaikan shalat Zhuhur dan Ashar. Pada asalnya kata ini khusus untuk pergi saja, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits Abu Hurairah radhiyallahu anhu,

Daftar Grup WA Bimbingan Islam Gratis

“Barangsiapa yang mandi hari Jum’at kemudian ia pergi ke masjid pada awal waktu,” yaitu berangkat ke masjid pada awal waktu, akan tetapi jika kata “raaha” digabung dengan kata “ghadaa” artinya adalah awal dan akhir hari.

Baca Juga:  Fawaid Hadist #09 | Pelaku Pembunuhan Dan Yang Terbunuh Diancam Neraka

4. Keutamaan menjaga shalat 5 waktu berjamaah di masjid.

Wallahu Ta’ala A’lam.

Referensi Utama: Syarah Riyadhus Shalihin karya Syaikh Shalih al Utsaimin, & Kitab Bahjatun Naazhiriin Syarh Riyaadhish Shaalihiin karya Syaikh Salim bin ‘Ied Al Hilaliy.


Yuk dukung operasional & pengembangan dakwah Bimbingan Islam, bagikan juga faedah hadist ini kepada kerabat dan teman-teman.

Demi Allah, jika Allah memberi hidayah kepada satu orang dengan sebab perantara dirimu, hal itu lebih baik bagimu daripada unta-unta merah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

*unta merah adalah harta yang paling istimewa di kalangan orang Arab kala itu (di masa Nabi ).

Khusus perempuan, apakah kamu tahu Akademi Shalihah (AISHAH) Online?

Akademi Shalihah Menjadi Sebaik-baik Perhiasan Dunia Ads

Ustadz Fadly Gugul, S.Ag

Beliau adalah Alumni S1 STDI Imam Syafi’I Jember Ilmu Hadits 2012 – 2016 | Bidang khusus Keilmuan yang pernah diikuti beliau adalah Takhosus Ilmi di PP Al-Furqon Gresik Jawa Timur | Beliau juga pernah mengikuti Pengabdian santri selama satu tahun di kantor utama ICBB Yogyakarta (sebagai guru praktek tingkat SMP & SMA) | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Dakwah masyarakat (kajian kitab), Kajian tematik offline & Khotib Jum’at

Related Articles

Back to top button