Faedah Hadist

Fawaid Hadist #105 | Keutamaan Menjaga Dan Memperhatikan Shalat Shubuh Dan Ashar

Pendaftaran AISHAH Online Angkatan 2

Fawaid Hadist #105 | Keutamaan Menjaga Dan Memperhatikan Shalat Shubuh Dan Ashar

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan serial fawaid hadist,Fawaid Hadist #105 | Keutamaan Menjaga Dan Memperhatikan Shalat Shubuh Dan Ashar. Selamat membaca.


عَنْ أَبِي مُوْسَى الأَشْعَرِي رَضِي اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: « مَنْ صَلَّى الْبَرْدَيْنِ دَخَلَ الْجَنَّةَ » مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari sahabat Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, dia berkata bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

“Barangsiapa yang selalu memelihara shalat pada dua waktu dingin (Al-Bardain; yakni Subuh dan Ashar) maka ia akan masuk surga.” (HR. Al-Bukhari, no. 574. & Muslim, no. 635).


Faedah Hadist

Hadist ini memberikan faedah – faedah berharga, di antaranya;

1. Kata “Al-Bardain” maksudnya adalah shalat Subuh dan Ashar, kerana shalat subuh itu pada cuaca dinginnya malam, sedangkan Ashar adalah shalat pada dinginnya siang setelah tergelincirnya matahari, barangsiapa yang menjaga keduanya termasuk sebab masuknya seseorang ke dalam surga.

Sebagaimana yang diriwayatkan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwasanya pada suatu malam Rasul memandang bulan dan bersabda,
“Sesungguhnya kalian akan melihat Tuhan kalian sebagaimana kalian melihat bulan ini, tidak ada penghalang sedikit pun, jika kalian mampu hendaknya jangan sampai tertinggal shalat sebelum matahari terbit (Subuh) dan terbenam (Ashar).” (HR. Al-Bukhari, no. 529 dan Muslim, no. 633).

Baca Juga:  Fawaid Hadist #86 | Semangat Para Sahabat Nabi Dalam Bersedekah

2. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (artinya), “Barangsiapa yang selalu memelihara shalat pada dua waktu dingin (Al-Bardain; yakni Subuh dan Ashar),” Maksudnya adalah menunaikan shalat seperti yang diperintahkan, menunaikannya tepat pada waktunya. Dan kaum laki-laki adalah berjamaah di masjid, tidak boleh seseorang meninggalkan shalat berjama’ah tanpa uzur sedangkan dia mampu menunaikannya di masjid.

3. Keutamaan dan kemuliaan menjaga dan memperhatikan shalat Shubuh dan Ashar secara khusus.

4. Faedah berharga agar manusia tidak lalai di waktu shubuh dengan lezatnya tidur dan di waktu Ashar dengan kesibukan mengakhiri pekerjaan pada sore hari.

Wallahu Ta’ala A’lam.

Referensi Utama: Syarah Riyadhus Shalihin karya Syaikh Shalih al Utsaimin, & Kitab Bahjatun Naazhiriin Syarh Riyaadhish Shaalihiin karya Syaikh Salim bin ‘Ied Al Hilaliy.


Yuk dukung operasional & pengembangan dakwah Bimbingan Islam, bagikan juga faedah hadist ini kepada kerabat dan teman-teman.

Demi Allah, jika Allah memberi hidayah kepada satu orang dengan sebab perantara dirimu, hal itu lebih baik bagimu daripada unta-unta merah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

*unta merah adalah harta yang paling istimewa di kalangan orang Arab kala itu (di masa Nabiﷺ).

Akademi Shalihah Menjadi Sebaik-baik Perhiasan Dunia Ads

Ustadz Fadly Gugul, S.Ag

Beliau adalah Alumni S1 STDI Imam Syafi’I Jember Ilmu Hadits 2012 – 2016 | Bidang khusus Keilmuan yang pernah diikuti beliau adalah Takhosus Ilmi di PP Al-Furqon Gresik Jawa Timur | Beliau juga pernah mengikuti Pengabdian santri selama satu tahun di kantor utama ICBB Yogyakarta (sebagai guru praktek tingkat SMP & SMA) | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Dakwah masyarakat (kajian kitab), Kajian tematik offline & Khotib Jum’at

Related Articles

Back to top button