Bergerak Tiga Kali Dalam Sholat bimbingan islam
Bergerak Tiga Kali Dalam Sholat bimbingan islam

Bergerak Tiga Kali Dalam Sholat

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang bergerak tiga kali dalam sholat.
selamat membaca.


Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Semoga ustadz selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Maaf ingin bertanya, ustadz dulu kami waktu kecil mengaji diajarkan kalau sholat jangan banyak gerak kalau tidak darurat, misalnya seperti menggaruk bila gatal. Karena kalau sudah tiga kali, maka termasuk tidak baik dalam sholat. Apakah itu benar ustadz?

Tanya Jawab AISHAH – akademi shalihah
(Disampaikan Oleh Fulanah – SahabatAISHAH)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Alhamdulillāh wa shalātu wa salāmu ‘alā rasūlillāh.

Sholat terbaik adalah sholat yang dikerjakan dengan penuh kehadiran hati, tenang dan khusyu’ di dalamnya. Allah berfirman:

قَدْ أَفْلَحَ ٱلْمُؤْمِنُونَ. الذين هم في صلاتهم خاشعون

“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya”.
(QS. Almukminun : 1 -2).

Tidak pantas bagi seorang muslim menyibukkan diri dengan gerakan-gerakan lain tatkala dirinya sedang sholat, yang sejatinya sedang menghadap Allah Rabbul ‘alamin, kecuali jika memang gerakan tersebut sangat dibutuhkan.

Para ulama telah menjelaskan bahwa gerakan bisa membatalkan sholat, jika gerakan tersebut tidak perlu dilakukan, kentara, banyak, dan terus menerus dilakukan tanpa jeda, yang mana orang kalau melihatnya, orang akan mengira dia tidak sedang sholat.

Sedangkan menggaruk adalah gerakan ringan yang hanya menggerakan jari jemari, sehingga tidak membatalkan sholat, insya Allah, namun tetap diperhatikan itu jika memang diperlukan.

Wallahu a’lam.

 

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله
Senin,  08 Dzulqa’dah 1441 H / 29 Juni 2020 M



Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى 
klik disini