Apa itu Ilmu Ushuluddin?

Apa itu Ilmu Ushuluddin?

Apa itu Ilmu Ushuluddin?

Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Semoga ustadz selalu diberikan kesehatan dan dirahmati Allah. Mohon penjelasannya ustadz.

Apakah yang di maksud Ilmu Ushuluddin itu,dan contoh-contoh yang mencerminkan Ilmu Ushuluddin itu apa saja?

Jazakallahu khairan ustadz

(Disampaikan oleh Fulan Sahabat BiAS T09-G07)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du.

Definisi ushuluddin diantara yang kami bisa temukan adalah apa yang termaktub dalam penggalan sebagai berikut :

أصول الدين وهي: مسائلُ الدين الهامَّة التي يُبنى عليها الدين ، والتي أجمع عليها السلفُ مِن الصحابة والتابعين سواءً كانت عقليةً أم خبرية علميةً أم عمليَّة ، ويحرم المخالفة فيها ويترتب على المخالفة فيها القدحُ في الدين أو العدالة

“Ushuluddin (Pokok agama) adalah masalah-masalah agama yang fundamental, yang dibangun diatasnya agama. Dan yang disepakati oleh para ulama‘ salaf dari kalangan sahabat, tabi’in. Sama saja apakah ia berupa aqliyyah, khabariyah ataupun amaliyah.

Dan ia haram untuk diselisihi, penyelisihan terhadap ushuluddin ini memberikan konsekwensi cacatnya agama serta keadilan seseorang.”
(Majallatul ‘Ulum Asy-Syar’iyyah : 25, edisi ke-39 bulan Rabi’ul Akhir 1437H).

Artinya pokok agama ini adalah hal-hal yang fundamental yang disepakatai oleh para ulama salaf dari kalangan sahabat, tabi’in dan atbaut tabi’in. Dan tidak boleh bagi siapa saja untuk menyelisihi prinsip-prinsip agama ini.

Point-point tentang prinsip agama ini telah banyak dituliskan oleh para ulama di dalam kitab-kitab mereka. Seperti contohnya keyakinan akan adanya syafaat Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam, penentapan bahwa Allah beristiwa’ di atas Arsy, Al-Qur’an itu kalamullah dan bukan makhluk, Iman itu ucapan dan perbuatan dan yang lainnya. Abu Muhammad Abdurrahman bin Abi Hatim Ar-Razi menyatakan :

سألتُ أبي وأبا زرعة عن مذاهب أهل السنَّة في أصول الدين وما أدركا عليه العلماء في جميع الأمصار وما يعتقدان مِن ذلك ؟ فقالا : أدركنا العلماء في جميع الأمصار – حجازًا وعراقًا وشامًا ويَمَنًا – فكان مِن مذهبهم : الإيمانُ قولٌ وعملٌ يزيدُ وينقص . والقرآن كلام الله غير مخلوق بجميع جهاته . والقدر خيره وشره مِن الله عز وجل

“Aku bertanya kepada ayahku dan kepada Abu Zur’ah Ar-Razi tentang madzhab ahlissunnah di dalam Ushuluddin, serta apa yang mereka dapatkan dari para ulama di berbagai negri dan tentang keyakikan keduanya. Beliau berdua lantas menjawab :

Kami mendapati para ulama di berbagai negri, Hijaz, Iraq, Syam, Yaman semuanya menyatakan bahwa ; Imam itu adalah ucapan dan perbuatan, bertambah dan berkurang. Al-Qur’an itu kalamullah dan bukan makhluk dari seluruh sisinya. Takdir yang baik dan yang buruk itu semua asalnya dari Allah.”
(Syarah Ushul I’tiqad Ahlissunnah : 1/198 oleh Imam Al-Lalaka’i).

 

Wallahu a’lam
Wabillahit taufiq

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Abul Aswad Al Bayati, حفظه الله تعالى
Senin, 25 Dzulhijjah 1440 H/ 26 Agustus 2019 M



Ustadz Abul Aswad Al-Bayati, BA.
Dewan konsultasi Bimbingan Islam (BIAS), alumni MEDIU, dai asal klaten
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Abul Aswad Al-Bayati حفظه الله 
klik disini

CATEGORIES
Share This

COMMENTS