FiqihKeluarga

Apakah Baiknya Kamar Mandi Dibangun di Luar Rumah?

Mahad Bimbingan Islam (BIAS) belajar Islam terstruktur

Apakah Baiknya Kamar Mandi Dibangun di Luar Rumah?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan pembahasan mengenai apakah baiknya kamar mandi dibangun di luar rumah? Selamat membaca.


Pertanyaan:

Apakah baiknya kamar mandi dibangun di luar rumah agar jauh dari manusia? Apakah masih suci dan menyucikan jika bangkai cicak masuk ke dalam bak?

(Ditanyakan oleh Santri Kuliah Islam Online Mahad BIAS)


Jawaban:

Apakah kamar mandi harus dibangun di luar rumah?

Hal ini dikembalikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing rumah/tempat tersebut. Bila toilet dimasukkan ke dalam rumah dengan tetap menjaga kebersihan dari najis maka sebaiknya di bangun di dalam rumah, melihat pertimbangan keamanan dan fitnah terlihatnya aurat oleh orang luar.

Namun bila sebaliknya, bila kamar mandi di dalam rumah berpotensi besar menjadikan kotoran, bau dan najis menyebar, sulit untuk mendapatkan tempat bersih untuk sholat dan aktivitas lainnya, maka dibangun di luar akan lebih baik.

Daftar Grup WA Bimbingan Islam Gratis

Apakah cicak najis? Sehingga mempengaruhi kesucian air?

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أما بعد: فالسحلية نوع من الوزغ وهي مما لا نفس له سائلة، فإذا وقعت في ماء أو مائع فلا ينجس، قال الرملي في النهاية: ويستثنى من النجس ميته لا دم لها سائل عن موضع جرحها، إما بأن لا يكون لها دم أصلاً، أو لها دم لا يجري كالوزغ والزنبور والخنفساء والذباب، فلا تنجس مائعاً. انتهى. وقال النووي في المجموع: وأما الوزغ فقطع الجمهور بأنه لا نفس له سائلة. انتهى. والله أعلم.

Baca Juga:  Cara Mensucikan Bekas Daging Babi

Berkata Imam Arromly dalam kitab Nihayah, “ Yang diperkecualikan dari najis adalah bangkai yang tidak memiliki darah mengalir dari tempat lukanya, entah tidak ada darah sama sekali, atau memiliki darah yang tidak mengalir seperti tokek/cicak, tawon, kumbang dan lalat, sehingga tidak menjadi najis dengan cairan.”

Dan berkata Annawi di dalam kitab almajmu`: adapun cicak (tokek), mayorits ulama berkeyakinan bahwa ia termasuk dari (binatang) yang tidak mengalir darahnya.”

Dengan hal di atas, maka bila di dapatkan cicak masuk ke dalam air untuk bersuci atau bahkan di dalam gelas untuk minum maka air tersebut suci dan bisa digunakan untuk bersuci.

Wallahu a`lam.

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Mu’tashim, Lc. MA. حفظه الله
Kamis, 12 Ramadan 1443 H/ 14 April 2022 M


Ustadz Mu’tashim Lc., M.A.
Dewan konsultasi BimbinganIslam (BIAS), alumus Universitas Islam Madinah kuliah Syariah dan MEDIU
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Mu’tashim Lc., M.A. حفظه الله klik di sini

Khusus perempuan, apakah kamu tahu Akademi Shalihah (AISHAH) Online?

Akademi Shalihah Menjadi Sebaik-baik Perhiasan Dunia Ads

Ustadz Mu’tasim, Lc. MA.

Beliau adalah Alumni S1 Universitas Islam Madinah Syariah 2000 – 2005, S2 MEDIU Syariah 2010 – 2012 | Bidang khusus Keilmuan yang pernah diikuti beliau adalah Syu’bah Takmili (LIPIA), Syu’bah Lughoh (Universitas Islam Madinah) | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Taklim di beberapa Lembaga dan Masjid

Related Articles

Back to top button