FiqihKonsultasi

Hukum Tidak Menoleh Ketika Salam Saat Shalat

Pendaftaran Grup WA Madeenah

Hukum Tidak Menoleh Ketika Salam Saat Shalat

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang Hukum Tidak Menoleh Ketika Salam Saat Shalat, selamat membaca.


Pertanyaan:

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

1). Mengucap salam dalam shalat tanpa menoleh, sah kah shalatnya, ustadz?

2). Sudah sempurna menoleh ke kanan ketika salam pertama dalam shalatnya kemudian sadar lafadz ‘alaykum kurang jelas makhraj ‘ain nya maka ia mengulang salamnya tanpa mengembalikan lagi kepalanya ke depan, jadi dalam keadaan tetap menoleh ke kanan ia mengulangi salamnya, sahkah shalatnya ustadz?

جزاك اللهُ خيراً

Jawaban:

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillāh
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

1.) Sah shalatnya karena menoleh hukumnya sunnah mu’akadah dan ucapan salam baru rukun shalat.

عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: صَلَّيْتُ مَعَ النَّبيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَكَانَ يُسَلِّمُ عَنْ يَمِينِهِ: «السَّلامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ»، وَعَنْ شِمَالِهِ: «السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ». رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ بِسَنَدٍ صَحِيْحٍ.

Dari Wa’il bin Hujr radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Aku pernah shalat bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau salam ke sebelah kanan dengan ucapan: AS-SALAAMU ‘ALAIKUM WA ROHMATULLAHI WA BAROKAATUH (artinya: Semoga salam sejahtera atasmu beserta rahmat Allah dan berkah-Nya) dan salam ke sebelah kiri dengan ucapan: AS-SALAAMU ‘ALAIKUM WA ROHMATULLAH.” (HR. Abu Daud, no. 997 dengan sanad shahih)

Dan cara yang paling sempurna dari salam seperti yang diriwayatkan oleh ‘Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

أَنَّ النَّبِىَّ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- كَانَ يُسَلِّمُ عَنْ يَمِينِهِ وَعَنْ شِمَالِهِ حَتَّى يُرَى بَيَاضُ خَدِّهِ « السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ »

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri sampai terlihat pipinya yang putih, lalu beliau mengucapkan, ‘ASSALAMU ‘ALAIKUM WA ROHMATULLAH, ASSALAMU ‘ALAIKUM WA ROHMATULLAH’.” (HR. Abu Daud, no. 996 dan Tirmidzi, no. 295. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini sahih).

2.) Iya boleh hal tersebut dan sah shalatnya walaupun yang terbaik jangan sampai salah dalam pengucapannya.

Wallahu Ta’ala A’lam.

Dijawab dengan ringkas oleh: 
Ustadz Fikri Hilabi, S.Ag. حافظه الله

Related Articles

Back to top button
dentoto situs togel situs togel https://getnick.org/ toto togel https://seomex.org/ situs togel dentoto dentoto dentoto dentoto dentoto situs togel http://e-bphtb.pandeglangkab.go.id/products/ slot demo slot pulsa toto slot slot gacor