Ibu Benci Kepada Anaknya Yang Masih Kecil, Perlukah Di Ruqyah?

Ibu Benci Kepada Anaknya Yang Masih Kecil, Perlukah Di Ruqyah?
Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang Ibu Benci Kepada Anaknya Yang Masih Kecil, Perlukah Di Ruqyah? selamat membaca.
Pertanyaan:
Bismillaah. Assalaamu’alaykum warohmatullaahi wabaarokaatuh. Afwan ustad mohon nasehat dan solusi untuk permasalahan seorang ibu yang tidak tau apa penyebabnya begitu membenci anak pertamanya dari sejak beberapa hari setelah lahir sampai sekarang umur 3tahun 7bulan.
Ibu tersebut berusaha untuk sabar dan mencintai anak pertamanya tapi hatinya kadang membenci lagi, karna terbawa emosi atas ulah yg dikerjakan anaknya tsb. Apakah ibu tersebut harus diruqyah dan anaknya juga di ruqyah, dan jika diruqyah, bagaimana caranya beliau ruqyah sendiri … Baarokallahu fiykum ustad.
Ditanyakan oleh Sahabat AISHAH (Akademi Shalihah)
Jawaban:
Wa’alaikumussalam Warahmatullah Wabarakatuh
Seorang ibu mestinya cinta pada anaknya. Bila ia benci pada anaknya karena alasan tidak normalnya, kondisi anak yang aneh, atau anak itu telah melakukan kesalahan besar, ingatlah bahwa ia tetap masih anak kecil dan terlepas dari beban-beban hukum agama.
Dahulu ada seorang yang tidak suka mencium anaknya, hal ini terjadi pada ,masa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam;
Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata,
قَبَّلَ النَّبِىّ صلى الله عليه وسلم الْحَسَنَ بْنَ عَلِىٍّ ، وَعِنْدَهُ الأقْرَعُ بْنُ حَابِسٍ التَّمِيمِىُّ جَالِسًا ، فَقَالَ الأقْرَعُ : إِنَّ لِى عَشَرَةً مِنَ الْوَلَدِ مَا قَبَّلْتُ مِنْهُمْ أَحَدًا ، فَنَظَرَ إِلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم، ثُمَّ قَالَ : مَنْ لا يَرْحَمُ لا يُرْحَمُ
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mencium Al-Hasan bin ‘Ali, dan di sisi Nabi ada Al-Aqro’ bin Haabis At-Tamimiy yang sedang duduk. Maka Al-Aqro’ berkata, ‘Aku punya 10 orang anak, tidak seorangpun dari mereka yang pernah kucium.’ Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun melihat kepada Al-‘Aqro’ lalu beliau berkata, “Barangsiapa yang tidak menyayangi maka ia tidak akan disayangi.”
(HR. Bukhari, no. 5997 dan Muslim, no. 2318)
Orang tua yang membenci anaknya tanpa sebab yang jelas dan uzur yang dibolehkan syariat, maka dikhawatirkan ia akan jauh dari kasih sayang dan rahmat Allah Yang Maha Luas. Karenanya berdoalah dengan penuh kesungguhan dan kejujuran pada Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang agar melembutkan hati dan memberikan ilham kasih sayang padanya untuk mencintai anaknya.
Tak kalah penting, lakukan juga zikir pagi dan petang secara terus menerus (baik pada saat berhalangan/haid pun) dan rajin membaca ayat-ayat Al Qur’an di rumah, utamanya surat Al Baqarah, serta jauhkan rumah dari nyanyian musik dan dari gambar, patung, dan foto-foto bernyawa (manusia dan hewan). Semoga Allah Ta’ala membarikan taufiq-Nya.
Wallahu Ta’ala A’lam.
Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Fadly Gugul S.Ag. حفظه الله
Senin, 17 Syawwal 1444H / 8 Mei 2023 M
Ustadz Fadly Gugul S.Ag. حفظه الله
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Fadly Gugul حفظه الله تعالى klik disini