Salah Satu Kiat Mencegah Wabah

Salah Satu Kiat Mencegah Wabah

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Alhamdulillāh
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in.

Disaat umur Bumi sudah semakin menua seperti saat ini, selain bencana alam yang semakin sering terjadi, banyak pula wabah penyakit yang menimpa masyarakat kita, tentunya semua itu terjadi atas kehendak Alloh ‘azza wa jalla.

Banyak negara di dunia ini yang telah mengeluarkan miliaran dolar untuk mencari sebab serta solusi penanggulangan wabah penyakit, padahal jika mereka belajar agama lebih dalam, niscaya akan mudah mengetahuinya melaui hadits berikut:

غَطُّوا الإِنَاءَ وَأَوْكُوا السِّقَاءَ فإن في السَّنَةِ لَيْلَةً يَنْزِلُ فيها وَبَاءٌ، لاَ يَمُرُّ بِإِنَاءٍ ليس عليه غِطَاءٌ، أو سِقَاءٍ ليس عليه وِكَاءٌ، إلاَّ نَزَلَ فيه من ذلك الْوَبَاءِ – رواه مسلم

“Tutuplah bejana, dan  ikatlah geribah, karena pada setiap tahun ada satu malam (hari) yang padanya turun wabah. Tidaklah wabah itu melalui bejana yang tidak bertutup, atau geribah yang tidak bertali, melainkan wabah itu akan masuk ke dalamnya.” (HR Muslim 3765)

Jika kita renungkan hadits di atas, dapat disimpulkan bahwa salah satu kiat mencegah wabah adalah dengan menutup rapat makanan dan minuman yang juga disertai dengan menyebut nama Allah, karena setidaknya kita dapat menanggulangi dua penyebab utama bagi segala penyakit:

  1. Keburukan dan kejahatan syetan.
  2. Wabah penyakit yang turun dan menyebar melalui media udara.

Imam An Nawawi rohimahulloh ketika mensyarah hadits diatas mengatakan:
“Para ulama’ menyebutkan beberapa faedah dari perintah menutup bejana dan geribah, diantaranya:

  1. Menjaga makanan dan minuman dari setan, karena setan tidak dapat membuka tutup bejana.
  2. Menjaganya dari wabah penyakit yang turun pada satu malam di setiap tahun.
  3. Menjaganya dari kemungkinan terkena najis dan kotoran.
  4. Menjaganya dari berbagai serangga dan binatang melata, karena bisa saja serangga jatuh ke dalam bejana atau geribah, lalu ia meminumnya, sedangkan ia tidak menyadari keberadaan serangga tersebut, atau ia meminumnya pada malam hari (karena tidak terlihat).”

(Syarah Shohih Muslim oleh Imam An Nawawi 13/183).

Karenanya saudaraku sekalian yang mencintai sunnah dan dicintai Alloh, mari biasakan sunnah Nabi yang mudah ini, semoga Alloh senantiasa memberi kesehatan bagi kita dan juga keluarga kita semua.. Aamiin Allohumma Aamiin

Wallohu A’lam
Wabillahit Taufiq

Ustadz Rosyid Abu Rosyidah حفظه الله
(Dewan Konsultasi Bimbinganislam.com)

TAUSIYAH
Bimbinganislam.com

CATEGORIES
Share This

COMMENTS