Cara Lembut dan Hikmah Menasehati Orang Tua bimbingan islam
Cara Lembut dan Hikmah Menasehati Orang Tua bimbingan islam

Cara Lembut dan Hikmah Menasehati Orang Tua

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang cara lembut dan hikmah menasehati orang tua.
selamat membaca.


Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Semoga ustadz selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Izin bertanya Ustadz. Bagaimana apabila orang tua sulit diajak beribadah selain sholat fardu (seperti baca Al-Qur’an dan dzikir) dan meninggalkan perbuatan yang tidak baik (seperti suka mengonsumsi makanan yang menjadi pantangan karena penyakit dan menonton tv di waktu maghrib).
Dan bagaimana agar nasihat kita diidengar oleh orangtua?

Tanya Jawab AISHAH – akademi shalihah
(Disampaikan Oleh Fulanah – SahabatAISHAH)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Alhamdulillāh wa shalātu wa salāmu ‘alā rasūlillāh.

Menasihati itu perlu kesabaran dan kelembutan ditambah keyakinan bahwa hidayah hanyalah berada di tangan Allah. Terlebih jika nasihat tersebut ditujukan kepada orang tua. Jangan pernah merasa kalau orang tua susah dinasihati, lalu kita kesal, marah dan sebagainya. Ingat, betapa sabarnya dulu orang tua kita mengajarkan dan mendidik kita tanpa ada rasa putus asa. Allah berfirman :

وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْناً عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ

“Dan Kami perintahkan kepada manusia untuk berbuat baik kepada kedua orang tuanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang tuamu, hanya kepada-Ku kalian akan kembali.”
(Luqman : 14)

Kemudian, perbanyak do’a kepada Allah, hidayah tidak berada ditangan anda, hidayah murni kekuasaan Allah, seringkali, kita memberikan nasihat tapi selalu lupa mendoakan di sepertiga malam terakhir, di saat sujud, dan waktu-waktu mustajab lainnya. Seringkali kita terlalu fokus kepada penolakan yang ditampakkan, lupa jika Allah lah yang membolak-balikkan hati seorang hamba. Sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

الدُّعَاءُ يَنْفَعُ مِمَّا نَزَلَ وَمِمَّا لَمْ يَنْزِلْ فَعَلَيْكُمْ عِبَادَ اللَّهِ بِالدُّعَاءِ

Doa itu bermanfaat bagi apa-apa yang sudah terjadi ataupun yang belum terjadi. Hendaklah kalian memperbanyak berdoa, wahai hamba-hamba Allah.
(HR. Tirmidzi)

Kemudian, untuk perkara-perkara sunnah, tidak perlu kita bersikeras memaksakannya kepada orang lain, jika Allah tidak mengharuskan hamba-Nya untuk melakukan hal tersebut, kenapa kita yang malah mengharuskan orang untuk mengerjakannya?
Ajak dan nasihati, itu sebuah kebaikan, tapi jangan jadikan hal tersebut membuat kita kesal dengan orang lain, karena itu bukanlah sebuah kemungkaran.

Adapun cara terbaik menasihati orang tua adalah memperbaiki akhlak dan menampakkan adab yang baik kepada orang tua, tingkatkan bakti kepada orang tua. Kesalahan biasanya yang terjadi ketika orang tua kita nasihati tapi kita tidak mau mendengarkan nasihat orang tua, orang tua minta tolong kita masih malas mengerjakan, atau tidak beradab ketika menasihati orang tua dan hal lainnya.

Wallahu a’lam.

 

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله
Selasa,  09 Dzulqa’dah 1441 H / 30 Juni 2020 M



Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى 
klik disini