Muamalah

Hukum Join Sponsor untuk Dapat Followers Banyak, Bolehkah?

Hukum Join Sponsor untuk Dapat Followers Banyak, Bolehkah?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan pembahasan tentang hukum join sponsor dan dapat followers. Selamat membaca.


Pertanyaan:

Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ustadz. Afwan ustadz saya mau tanya hukum join sponsor itu apa ya ustadz?

Misal niat kita buat ikutan saja, join-nya bayar tetapi nanti dapat followers dari akun yang adain giveaway tersebut, jadi kalau kita join sponsor bayar sekian dan dapat followers seperti berkeinginan mendapatkan banyak followers.

Syukron jazakumullahukheir ustadz.

(Ditanyakan oleh Sahabat BIAS via Instagram Bimbingan Islam)


Jawaban:

Join sponsor bisa dinamakan sponsorship. Menurut Wikipedia, Sponsorship adalah pemberian dukungan keuangan atau bentuk-bentuk dukungan lainya kepada pihak penerima agar keuangan si penerima tetap lancar atau menjadi lebih kokoh. Dukungan biasanya berupa uang, misalnya untuk hadiah, tetapi bisa juga berupa trofi atau insentif-insentif lainya. Pihak penerima sponsor bisa organisasi bisa juga individu.

Adapun Sponsor menurut KBBI; orang atau perusahaan yang mengusahakan (memelopori, memprakarsai, mengusulkan, menyelenggarakan) suatu kegiatan (siaran, pertunjukan, dan sebagainya). (lihat https://kbbi.web.id/sponsor).

Baca Juga :  Bolehkah Kasir Alfam*rt/Indom*rt Membeli 'Tebus Murah' Yang Tidak Diambil Pembeli

Berdasarkan pengertian di atas maka hukum join sponsor adalah boleh dan sah-sah saja selama sponsornya dalam hal yang mubah dan tidak ada pelanggarannya dalam syariat.

Dalam kaidah Islam dinyatakan;

Kaidahnya berbunyi:

والأصل في العقود والمعاملات الصحة حتى يقوم دليل على البطلان والتحريم

Hukum asal dalam berbagai perjanjian dan muamalat adalah sah sampai adanya dalil yang menunjukkan kebatilan dan keharamannya. (lihat I’lamul Muwaqi’in, 1/344).

Dalam kaidah lain yang semisal;

أن الأصل في الأشياء المخلوقة الإباحة حتى يقوم دليل يدل على النقل عن هذا الأصل

Sesungguhnya hukum asal dari segala ciptaan adalah mubah, sampai tegaknya dalil yang menunjukkan berubahnya hukum asal ini. (lihat Fathul Qadir, oleh Asy Syaukani, 1/64. Mawqi’ Ruh Al Islam).

Kaidah ini memiliki makna yang sangat besar dalam kehidupan manusia, dan hubungan muamalah di antara mereka. Secara asal semuanya dibebaskan untuk melakukan apa saja dalam hidupnya baik dalam perdagangan, politik, pendidikan, militer, keluarga, dan semisalnya, selama tidak ada dalil yang mengharamkan, melarang, dan mencelanya, maka selama itu pula boleh-boleh saja untuk dilakukan. Ini berlaku untuk urusan duniawi mereka. Tak seorang pun berhak melarang dan mencegah tanpa dalil syara’ yang menerangkan larangan tersebut.

Bagaimana kalau join sponsor dapat followers banyak?

Dalam masalah ini perlu perincian;

Jika sponsor untuk hal yang mubah ini bersifat suka rela, dan konsekuensinya adalah bisa mendapatkan followers banyak, tanpa bisa dihindari maka hal ini tidak masalah.

Tapi akan lain soal, jika join/ikut sponsor harus bayar harga tertentu (tidak boleh tidak), dengan jaminan dapat followers banyak, maka pada hakikatnya adalah sponsor ini seolah-olah membeli followers secara tidak langsung. Dalam hal ini tidak ada kejelasan pasti dan followers juga bukan harta yang dapat diperjualbelikan secara sah, itu hanya penunjang sebuah akun, serta bagi pihak sponsor juga tidak bisa memiliki kendali dan kepemilikan akun, karena followers juga bisa memundurkan diri (unfollow) kapan saja. Maka dalam kasus ini ada ketidakjelasan (ghoror) dan pengelabuan.

Kesimpulannya setiap usaha atau pekerjaan yang mengandung ghoror yang pasti dan pengelabuan terselubung maka jawabannya adalah tidak boleh dan terlarang.

Wallahu Ta’ala A’lam.

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Fadly Gugul S.Ag.
حفظه الله
Rabu, 9 Jumadil Akhir 1443 H/ 12 Januari 2022 M


Ustadz Fadly Gugul S.Ag. حفظه الله
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam

Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Fadly Gugul حفظه الله تعالى klik disini

Ustadz Fadly Gugul, S.Ag

Beliau adalah Alumni S1 STDI Imam Syafi’I Jember Ilmu Hadits 2012 – 2016 | Bidang khusus Keilmuan yang pernah diikuti beliau adalah Takhosus Ilmi di PP Al-Furqon Gresik Jawa Timur | Beliau juga pernah mengikuti Pengabdian santri selama satu tahun di kantor utama ICBB Yogyakarta (sebagai guru praktek tingkat SMP & SMA) | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Dakwah masyarakat (kajian kitab), Kajian tematik offline & Khotib Jum’at

Related Articles

Back to top button