Adab & Akhlak

Grup WhatsApp Anda Berisi Ghibah, Ini Solusinya!

Mahad Bimbingan Islam (BIAS) belajar Islam terstruktur

Grup WhatsApp Anda Berisi Ghibah, Ini Solusinya!

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan grup whatsapp Anda berisi ghibah, ini solusinya! Selamat membaca.


Pertanyaan:

Ana ikut grup pertemanan di WhatsApp. Tetapi di dalamnya kadang berisi ghibah dan membicarakan kejelekan orang lain. Ana tidak ikut berkomentar, tetapi ikut membaca.

Apakah ana berdosa? Apakah sebaiknya ana keluar dari grup itu. Jazakallahu khoyr.

(Ditanyakan oleh Santri Akademi Shalihah)


Jawaban:

Ghibah, membicarakan kejelekan orang lain adalah perbuatan dosa dan tercela, tidak boleh kita membiarkan hal tersebut berjalan.

Seorang muslim tatkala melihat kemungkaran, mendapati kemaksiatan di hadapannya, maka ia dituntut untuk mengingkarinya, dalam hadist Nabi sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Daftar Grup WA Bimbingan Islam Gratis

من رأى منكم منكرا فليغيره بيده، فإن لم يستطع فبلسانه، فإن لم يستطع فبقلبه، وذلك أضعف الإيمان

“Barang siapa di antara kamu yang melihat kemungkaran, maka hendaklah ia merubah (mengingkari) dengan tangannya, jika tidak mampu hendaklah ia merubah (mengingkari) dengan lisannya, jika tidak mampu hendaklah ia merubah dengan hatinya, dan itulah keimanan yang paling lemah.” (HR. Muslim no. 49)

Jika Anda memiliki kemampuan, Anda admin group, maka segera Anda buat aturan group bahwa tidak boleh ada ghibah maupun menjelekkan orang.

Jika Anda bukan admin, maka Anda bisa memberi nasehat mereka bahwa perbuatan tersebut terlarang dalam agama.

Baca Juga:  Nasihat Kebaikan Bagi Yang Suka Pamer Aurat di Media Sosial

Jika dua hal tersebut tidak bisa ditempuh, maka minimal Anda mengingkari dengan hati, meyakini bahwa perbuatan itu tercela.

Dan silahkan dipertimbangkan maslahat dan mudhorrot untuk tetap di grup tersebut, jika mayoritasnya justru mudhorrot, mafsadat, maka lebih baik Anda keluar dari grup/komunitas itu, cari grup lain yang lebih mendatangkan manfaat.

Wallahu a’lam.

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Setiawan Tugiyono, M.H.I حفظه الله
Jum’at, 10 Dzulqo’dah 1443 H/ 10 Juni 2022 M


Ustadz Setiawan Tugiyono, M.H.I حفظه الله
Beliau adalah Alumnus S1 Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta dan S2 Hukum Islam di Universitas Muhammadiyah Surakarta
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Setiawan Tugiyono, M.H.I حفظه الله klik di sini

Khusus perempuan, apakah kamu tahu Akademi Shalihah (AISHAH) Online?

Akademi Shalihah Menjadi Sebaik-baik Perhiasan Dunia Ads

Ustadz Fadly Gugul, S.Ag

Beliau adalah Alumni S1 STDI Imam Syafi’I Jember Ilmu Hadits 2012 – 2016 | Bidang khusus Keilmuan yang pernah diikuti beliau adalah Takhosus Ilmi di PP Al-Furqon Gresik Jawa Timur | Beliau juga pernah mengikuti Pengabdian santri selama satu tahun di kantor utama ICBB Yogyakarta (sebagai guru praktek tingkat SMP & SMA) | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Dakwah masyarakat (kajian kitab), Kajian tematik offline & Khotib Jum’at

Related Articles

Back to top button