Fiqih

Menyembelih Ayam Tanpa Membaca “Bismillah”, Haram Dagingnya?

Pendaftaran Grup WA Madeenah

Menyembelih Ayam Tanpa Membaca “Bismillah”, Haram Dagingnya?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan menyembelih ayam tanpa membaca “bismillah”, haram dagingnya? Selamat membaca.


Pertanyaan:

Saya pesan ayam potong, yang langsung ke pemotongan, saat penyembelihan saya baca Bismillahi Allahuakbar, tapi yang menyembelih ayam adalah si tukang potong ayam, sah kah?

(Ditanyakan oleh Sahabat BIAS melalui Grup WA)


Jawaban:

Yang diperintahkan untuk membaca bismillah itu adalah pihak yang menyembelihnya, bukan pihak yang lain, jadi harusnya yang membaca bismillah adalah si penyembelih, dan bukan Anda.

Jika si penyembelih tidak membaca bismillah maka sembelihan dihukumi sebagai bangkai dan tidak boleh dikonsumsi, ini pendapat ulama kalangan Hanafiah, Malikiah dan pendapat yang tenar dalam madzhab Hanabilah, mereka berpendapat hukumnya membaca bismillah sebelum menyembelih adalah wajib, berdasarkan firman Allah:

وَلَا تَأْكُلُوا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ لَفِسْقٌ

Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya”. (QS. Al-An’am: 121)

Kecuali yang menyembelih terlupa membaca bismillah, maka sembelihannya tetap terhitung halal, dalil yang mengecualikan bagi orang yang terlupa itu dimaafkan adalah hadist:

إِنَّ اللَّهَ تَجَاوَزَ عَنْ أُمَّتِي الْخَطَأَ وَالنِّسْيَانَ وَمَا اسْتُكْرِهُوا عَلَيْهِ. رواه ابن ماجة 2034

“Sesungguhnya Allah memaafkan dari ummatnya Nabi sallallahu alaihi wa sallam perbuatan yang dilakukan karena kesalahan (tidak sengaja), terlupa dan karena dipaksa”. (H.R Ibnu Majah no:2034).

Demikian, wallahu a’lam.

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Setiawan Tugiyono, M.H.I حفظه الله
Kamis, 10 Dzulqo’dah 1443 H/9 Juni 2022 M


Ustadz Setiawan Tugiyono, M.H.I حفظه الله
Beliau adalah Alumnus S1 Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta dan S2 Hukum Islam di Universitas Muhammadiyah Surakarta
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Setiawan Tugiyono, M.H.I حفظه الله klik di sini

Ustadz Setiawan Tugiyono, B.A., M.HI

Beliau adalah Alumni D2 Mahad Aly bin Abi Thalib Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Bahasa Arab 2010 - 2012 , S1 LIPIA Jakarta Syariah 2012 - 2017, S2 Universitas Muhammadiyah Surakarta Hukum Islam 2018 - 2020 | Bidang khusus Keilmuan yang pernah diikuti beliau adalah, Dauroh Masyayikh Ummul Quro Mekkah di PP Riyadush-shalihin Banten, Daurah Syaikh Ali Hasan Al-Halaby, Syaikh Musa Alu Nasr, Syaikh Ziyad, Dauroh-dauroh lain dengan beberapa masyayikh yaman dll | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Belajar bersama dengan kawan-kawan di kampuz jalanan Bantul

Related Articles

Back to top button