Faedah Hadist

Fawaid Hadist #132 | Agungnya Perkara Meluruskan Shaf

Pendaftaran AISHAH Online Angkatan 2

Fawaid Hadist #132 | Agungnya Perkara Meluruskan Shaf

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan serial fawaid hadist, Fawaid Hadist #132 | Agungnya Perkara Meluruskan Shaf. Selamat membaca.


عَنْ أَبِي عَبْدِ اللهِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيْرٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ: « لَتُسَوُّنَّ صُفُوْفَكُمْ أَوْ لَيُخَالِفَنَّ اللهُ بَيْنَ وُجُوهِكُمْ » مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.
وَفِي رِوَايَةٍ لِمْسْلمٍ: كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسَوِّي صُفُوفَنَآ حَتَّى كأَنَّمَا يُسَوِّي بِهَا الْقِدَاحَ حَتَّى إِذَا رَأَى أَنَّا قَدْ عَقَلْنَا عَنْهُ ثُمَّ خَرَجَ يَومًا، فَقَامَ حتَّى كَادَ أَنْ يُكبِّرَ، فَرَأَى رَجُلًا بَادِيًا صَدْرُهُ فَقَالَ: « عِبَادَ اللهِ لَتُسَوُّنَّ صُفُوْفَكُمْ أَوْ لَيُخَالِفَنَّ اللهُ بَيْنَ وُجُوْهِكُمْ
 

Dari Abu Abdullah An-Nu’man bin Basyir radhiyallahu anhu ia berkata, “Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Luruskan barisan shalat kalian atau Allah akan benar-benar membuat wajah (hati) kalian saling berselisih.” (HR. Al-Bukhari, no. 717 dan Muslim, no. 436).

Dalam riwayat Muslim dengan redaksi, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meluruskan shaf kami seolah baginda menata anak panah sehingga kami benar-benar telah memahaminya, dan pada suatu hari beliau keluar shalat berjamaah dan hampir baginda takbir tiba-tiba melihat seseorang yang dadanya terlihat keluar barisan dan seraya bersabda, “Wahai hamba Allah, luruskan barisan shalat kalian! atau Allah Ta’ala akan benar-benar membuat wajah (hati) kalian saling berselisih.”


Faedah Hadist

Hadist ini memberikan faedah – faedah berharga, di antaranya;

1. Kalimat yang pertama dikuatkan dengan tiga lafazh penguat; sumpah, huruf lam dan nun taukid, begitu juga dalam kalimat yang kedua “atau Allah akan benar-benar membuat wajah (hati) kalian saling berselisih” dikuatkan dengan tiga penguat ini. Artinya jika kalian tidak meluruskan barisan pasti Allah Ta’ala benar-benar membuat kalian saling memalingkan wajah.

Baca Juga:  Fawaid Hadist #117 | Kebinasaan Akibat Melampaui Batas Dari Yang Ditentukan

2. Para ulama berbeda pendapat dalam lafazh, “mukhalafah al-Wajh (wajah yang berselisih)”

Pertama, Allah merubah wajahnya secara fisik, karena Allah Ta’ala juga kuasa mengubah sebagian anak Adam menjadi monyet, begitu juga kuasa untuk mengubah wajah manusia menghadap kebelakang.

Kedua, Maksudnya adalah Allah Ta’ala mengubah hati mereka saling membenci, karena jika hati ini bersatu maka akan menghasilkan kebaikan yang banyak, sebaliknya jika saling berselisih maka umat ini akan berpecah belah. Penafsiran inilah yang mendekati kebenaran, karena pada riwayat lain disebutkan, “Kalau tidak Allah akan membuat hati kalian saling berselisih.”

3. Poin terpenting bahwa hadits ini adalah perintah kepada kaum muslimin untuk meluruskan shaf shalat, jika tidak melakukannya niscaya Allah akan menimpakan musibah kepada mereka. na’udzubillah.

4. Kewajiban seorang imam adalah meluruskan barisan makmum dan selalu mengingatkannya. Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berjalan di shaf kaum muslimin untuk meluruskan shaf para sahabat. Oleh karena itu, hendaknya para imam masjid dan para jamaah untuk memperhatikan hal ini.

5. Bolehnya berbicara untuk maslahat setelah iqamat dikumandangkan dan sebelum pelaksanaan ibadah shalat dimulai.

Wallahu Ta’ala A’lam.

Referensi Utama: Syarah Riyadhus Shalihin karya Syaikh Shalih al Utsaimin, & Kitab Bahjatun Naazhiriin Syarh Riyaadhish Shaalihiin karya Syaikh Salim bin ‘Ied Al Hilaliy.


Yuk dukung operasional & pengembangan dakwah Bimbingan Islam, bagikan juga faedah hadist ini kepada kerabat dan teman-teman.

Demi Allah, jika Allah memberi hidayah kepada satu orang dengan sebab perantara dirimu, hal itu lebih baik bagimu daripada unta-unta merah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

[TS_Poll id="2"]

*unta merah adalah harta yang paling istimewa di kalangan orang Arab kala itu (di masa Nabiﷺ).

Akademi Shalihah Menjadi Sebaik-baik Perhiasan Dunia Ads

Ustadz Fadly Gugul, S.Ag

Beliau adalah Alumni S1 STDI Imam Syafi’I Jember Ilmu Hadits 2012 – 2016 | Bidang khusus Keilmuan yang pernah diikuti beliau adalah Takhosus Ilmi di PP Al-Furqon Gresik Jawa Timur | Beliau juga pernah mengikuti Pengabdian santri selama satu tahun di kantor utama ICBB Yogyakarta (sebagai guru praktek tingkat SMP & SMA) | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Dakwah masyarakat (kajian kitab), Kajian tematik offline & Khotib Jum’at

Related Articles

Back to top button