Artikel

Apa Yang Dimaksud Istighosah Dalam Islam?

Pendaftaran AISHAH Online Angkatan 2

Apa Yang Dimaksud Istighosah Dalam Islam?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang Apa Yang Dimaksud Istighosah Dalam Islam? selamat membaca.

Pertanyaan:

Bismillah assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustadz Semoga Allah melindungi Ustadz. Barakallahu fiik. Pertanyaan saya Ustadz, bagaimana bacaan istighosah yang sesuai syariat? Apakah ada bacaan khusus yg ada dalil shahihnya? Jazaakallahu khairan atas jawabannya Ustadz.

Jawaban:

Waalaikumsalam warahmatullah wabarokatuh

Istighosah diambil dari kata Al Ghautsالغوث, yang artinya pertolongan. Secara istilah ia bermakana:

طلب الغوث والنصر

Meminta pertolongan dan bantuan (Tafsir Al Qurthubi, 5/278)

Dimana istighosah adalah meminta pertolongan ketika dalam keadaan susah dan sempit. Sebagaimana yang dilakukan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam saat perang Badar. Dimana Allah Ta’ala berfirman:

إِذۡ تَسۡتَغِيثُونَ رَبَّكُمۡ فَٱسۡتَجَابَ لَكُمۡ أَنِّي مُمِدُّكُم بِأَلۡفٖ مِّنَ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةِ مُرۡدِفِينَ

(Ingatlah), ketika kamu beristighosah (memohon pertolongan) kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu, “Sungguh, Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut.” (QS. Al-Anfal, Ayat 9).

Ada beberapa doa yang pernah Rasulullah lakukan dalam melakukan istighosah ini antara lain doa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam saat menjelang perang Badar, beliau menghadap kearah kiblat dengan suara keras dan mengangkat kedua tangannya beliau beristighosah

.. اللَّهُمَّ أَنْجِزْ لِي مَا وَعَدْتَنِي اللَّهُمَّ آتِ مَا وَعَدْتَنِي اللَّهُمَّ إِنْ تُهْلِكْ هَذِهِ الْعِصَابَةَ مِنْ أَهْلِ الْإِسْلَامِ لَا تُعْبَدْ فِي الْأَرْضِ فَمَا زَالَ يَهْتِفُ بِرَبِّهِ مَادًّا يَدَيْهِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ حَتَّى سَقَطَ رِدَاؤُهُ عَنْ مَنْكِبَيْهِ…

Kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam menghadapkan wajahnya ke arah kiblat sambil menengadahkan tangannya, beliau berteriak: “ALLAHUMMA ANJIZ LII MAA WA’ADTANI, ALLAHUMMA AATI MAA WA’ADTANI, ALLAHUMMA IN TUHLIK HAADZIHIL ‘ISHAABAH MIN AHLIL ISLAM LA TU’BAD FIL ARDHI

(Ya Allah, tepatilah janji-Mu kepadaku. Ya Allah, berilah apa yang telah Engkau janjikan kepadaku. Ya Allah, jika pasukan Islam yang berjumlah sedikit ini musnah, niscaya tidak ada lagi orang yang akan menyembah-Mua di muka bumi ini).’

Demikianlah, beliau senantiasa berdoa dengan suara keras kepada Rabbnya dengan mengangkat tangannya sambil menghadap ke kiblat sampai sampai selendangnya terjatuh dari kedua pundak beliau…(HR. Muslim no. 3309).

Baca Juga:  3 Catatan Penting Tentang Merapatkan Shaf

Dan doa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, seperti yang di riwayatkan oleh sahabat Anas bin Malik,” Jika Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam sedang menghadap permasalahan besar, maka Beliau berdoa

يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ

“Ya Hayyu Ya Qayyum birahmatika astaghiits – Wahai yang Maha Menghidupkan dan Maha Mematikan, dengan rahmatMu aku minta pertolonganMu.”

[TS_Poll id="2"]

(HR. At Tirmidzi no. 3524, Al Hakim no. 2052. Beliau mengatakan: shahih sesuai syarat Bukhari Muslim)

Dan sebagainya dari doa doa yang dilakukan dan diajarkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan para sahabatnya atau bisa dengan menggunakan doa doa dengan Bahasa kita yang mengandung makna meminta pertolongan kepada Allah dari kesulitan dan kesusahan yang sedang menimpa kita.

Wallahu a`lam.

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Mu’tashim, Lc. MA. حفظه الله

Selasa, 2 Rajab 1444H / 24 Januari 2023 M 


Ustadz Mu’tashim Lc., M.A.
Dewan konsultasi BimbinganIslam (BIAS), alumus Universitas Islam Madinah kuliah Syariah dan MEDIU
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Mu’tashim Lc., M.A. حفظه الله klik di sini

Akademi Shalihah Menjadi Sebaik-baik Perhiasan Dunia Ads

Ustadz Mu’tasim, Lc. MA.

Beliau adalah Alumni S1 Universitas Islam Madinah Syariah 2000 – 2005, S2 MEDIU Syariah 2010 – 2012 | Bidang khusus Keilmuan yang pernah diikuti beliau adalah Syu’bah Takmili (LIPIA), Syu’bah Lughoh (Universitas Islam Madinah) | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Taklim di beberapa Lembaga dan Masjid

Related Articles

Back to top button