Artikel

Mengenal Allah #Bagian 1

Serial mengenal Allah

Penulis memulai dengan basmalah sebagai bentuk mengikuti Al-Qur’an. Kitab ini dinamakan Kitab Tauhid untuk menunjukkan bahwa tujuan utama penulis adalah menjelaskan hak Allah, yaitu mentauhidkan-Nya dan memurnikan ibadah hanya kepada-Nya dengan penuh keikhlasan.

Tauhid adalah: Mengesakan Allah dalam rububiyah, uluhiyah, serta nama dan sifat-Nya.

  • Tauhid Rububiyah: Mengesakan Allah dalam perbuatan-Nya, seperti mencipta, memiliki, dan mengatur alam semesta.
  • Tauhid Uluhiyah: Mengesakan Allah dalam ibadah, yaitu hanya beribadah kepada-Nya semata dengan ikhlas.
  • Tauhid Asma’ Wassifat: Menetapkan bagi Allah nama-nama yang indah dan sifat-sifat yang sempurna, tanpa menyerupakan dengan makhluk.

Beberapa kaidah penting dari bab ini:

Kaidah pertama

التوحيد هو أساس الدين وأصله وقاعدته. 

“Tauhid adalah pondasi agama dan dasar seluruh ajaran”

Semua agama para nabi dari Nabi Adam hingga Nabi Isa -‘alaihissalam- dibangun di atas tauhid. Tidak ada agama yang benar tanpa tauhid.

Kaidah kedua

لَا يَصِحُّ الْإِسْلَامُ إِلَّا بِصِحَّةِ التَّوْحِيدِ 

“Islam tidak sah tanpa tauhid”

Banyak ayat dan hadits yang menegaskan hal ini, di antaranya firman Allah:

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوٓا۟ إِلَّآ إِيَّاهُ

“Dan Rabbmu telah memerintahkan agar kalian tidak beribadah kecuali kepada-Nya.” (QS. Al-Isra : 23)

Kaidah ketiga

الْعِبَادَةُ حَقٌّ مَحْضٌ لِلَّهِ تَعَالَى

“Ibadah adalah hak Allah semata”

Sebagaimana firman Allah:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat : 56) 

Maka ibadah adalah hak Allah saja, tidak boleh diberikan kepada selain-Nya sedikit pun.

Kaidah keempat

التَّوْحِيدُ أَعْظَمُ حَقٍّ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

“Tauhid adalah hak Allah yang paling agung”.

Sebagaimana disebutkan dalam hadits Mu’adz radhiyallahu ‘anhu, bahwa hak Allah atas hamba adalah agar mereka beribadah hanya kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya.

Wallohu a’lam

Di terjemahkan oleh ustadz Nurhadi Nugroho

(Bab pertama : tentang Kitab tauhid)

Back to top button