Sholat Dua Rakaat Sebelum dan Setelah Keluar Rumah

Sholat Dua Rakaat Sebelum dan Setelah Keluar Rumah

SHOLAT SUNNAH DUA RAKAAT SEBELUM DAN SETELAH KELUAR RUMAH

Pertanyaan

بسم اللّه الرحمن الر حيم
السلام عليكم ورحمةالله وبركاته

Ustadz bagaimana penjelasan tentang sholat sunnah yang dimaksud dalam hadist tersebut?

Catatan:
Yaitu dari HR. Al Bazzar, hadits ini shahih. Lihat As Silsilah Ash Shohihah no. 1323.

Jazaakallahu khairan.

( Dari Sahabat BiAS T06 G-48)

 Jawaban

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillāh
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in.

Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda :

إذا خرجت من منزلك فصل ركعتين تمنعانك مخرج السوء ، وإذا دخلت منزلك فصل ركعتين تمنعانك مدخل السوء

“Jika engkau keluar dari rumahmu, maka lakukan shalat dua rakaat yang dengan ini ia akan menghalangimu dari kejelekan yang berada di luar rumah. Jika engkau memasuki rumahmu, maka lakukanlah shalat dua rakaat yang akan menghalangimu dari kejelekan yang masuk ke dalam rumah.” (HR Al-Bazar dalam Musnad : 8567, Al-Baihaqi dalam Syauabul Iman : 3078)

Status hadits ini diperselisihkan oleh para ulama ahli hadits, yang benar karena banyaknya jalur periwayatan, maka hadits ini menjadi hadits hasan sebagaimana dinyatakan oleh Al-Albani di dalam Silsilah Ahadist Ash-Shahihah : 1323, dan di dalam Shahihul Jami’ : 505.

Dan para ulama dari berbagai madzhab pun menyatakan sunnahnya shalat ini berikut kami nukilkan beberapa pernyataan mereka :

1). Disebutkan dalam kitab Hasiyah Ath-Thahawi :

من المندوب … الصلاة إذا نزل منزلا ، فيستحب أن لا يقعد حتى يصلي ركعتين كما في السير الكبير ، وكذا إذا أراد سفرا أو رجع

Di antara yang disunnahkan adalah … shalat apabila memasuki rumah, disunnahkan untuk tidak duduk sampai ia shalat dua rakaat sebagaimana disebut dalam As Siayrul Kabir, demikian pula shalat dilakukan jika ingin safar atau kembali dari safar.” (Hasyiyah Ath-Thahawi Ala Maraqil Falah 1/401).

2). Disebutkan dalam kitab Al-Fawakih Ad-Dawani

يُسْتَحَبُّ إذَا خَرَجَ أَنْ يُصَلِّيَ رَكْعَتَيْنِ لِمَا فِي الطَّبَرَانِيِّ

“Disunnahkan jika keluar untuk melakukan shalat dua rakaat berdasarkan apa yang diriwayatkan oleh Ath-Thabarani.” (Al-Fawakih Ad-Dawani : 1/375).

3). Imam An-Nawawi dari madzhab Syafii menyatakan :

يُسْتَحَبُّ إذَا أَرَادَ الْخُرُوجَ مِنْ مَنْزِلِهِ أَنْ يُصَلِّيَ رَكْعَتَيْنِ

“Disunnahkan apabila seseorang hendak keluar dari rumah hendaknya ia melakukan shalat dua rakaat.”
(Majmu’ Syarah Al-Muhadzab : 4/387).

4). Imam Ibnu Muflih Al-Hanbali menyatakan :

وَيُصَلِّي فِي مَنْزِلِهِ رَكْعَتَيْنِ

“Dan disunnahkan pula shalat dua rakaat di dalam rumah.” (Al-Furu’ : 5298).

# Kesimpulannya :
Shalat ini disunnahkan karena hadits yang melandasinya adalah hadits hasan, demikian pula ia kesunnahannya dinyatakan oleh para ulama dari berbagai madzhab yang ada.

Wallahu A’lam,
wabillahittaufiq

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Abul Aswad al Bayati حفظه الله
(Dewan Konsultasi Bimbinganislam.com)

Tanya Jawab
Grup WA Bimbingan Islam T06
Selasa, 17 Rajab 1439H / 03 April 2018M

 

 



Ustadz Abul Aswad al Bayati, BA فظه الله
Beliau adalah Alumni Mediu, Dewan konsultasi Bimbingan Islam, dan da’i di kota Klaten.
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Abul Aswad al Bayati, BA فظه الله  
klik disini

CATEGORIES
Share This

COMMENTS