
Qurban Kambing atau Patungan Sapi, Mana yang Lebih Afdhol?
Pertanyaan:
Bismillah, afwan izin bertanya mengenai kurban. Lebih utama/dianjurkan berkurban kambing sendiri atau patungan sapi 7 orang? terima kasih Ustadz.
Jawaban:
Bismillah…
Terima kasih atas pertanyaannya. Semoga Allah memberkahi niat baik Anda dalam berkurban.
Secara ringkas, lebih utama berkurban kambing sendiri dibandingkan patungan sapi 7 orang.
Kenapa bisa begitu?
Karena inti ibadah qurban adalah penyembelihan hewan sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah. Seseorang yang berkurban mandiri, seperti dengan satu kambing, dia meraih pahala penyembelihan penuh, sedangkan dalam patungan sapi, pahala penyembelihan dibagi bersama enam orang lainnya.
Hal ini ditegaskan oleh Imam Ibnu Qudamah rahimahullah. Beliau mengatakan:
والشاة أفضل من شِرْكٌ في بدنة ; لأن إراقة الدم مقصودة في الأضحية , والمنفرد يتقرب بإراقته كله ، والمنفرد يتقرب بإراقته كله
“Berqurban dengan satu kambing lebih utama daripada patungan dalam satu unta. Karena tujuan utama qurban adalah menyembelih hewan, dan orang yang berqurban mandiri menyembelih seluruhnya sendiri.” (Aujazul Masalik, 10/227)
Selain itu, ada kaidah penting dalam syariat:
“Besar kecilnya pahala itu tergantung pada kadar pengorbanan.”
(إنَّ الأجر على قدر المشقة)
Artinya, semakin besar pengorbanan seorang hamba dalam hal ini, (berqurban sendiri maka) pahalanya pun lebih besar, insya Allah.
Adapun urutan keutamaan qurban menurut jenis hewannya adalah:
- Unta,
- Sapi,
- Kambing.
- Domba
Hal ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:
مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ غُسْلَ الْجَنَابَةِ ثُمَّ رَاحَ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَدَنَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّانِيَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَقَرَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّالِثَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ كَبْشًا أَقْرَنَ وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الرَّابِعَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ دَجَاجَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الْخَامِسَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَيْضَةً فَإِذَا خَرَجَ الْإِمَامُ حَضَرَتْ الْمَلَائِكَةُ يَسْتَمِعُونَ الذِّكْرَ
“Siapa yang mandi pada hari Jumat kemudian berangkat ke masjid maka seakan-akan ia berkurban unta, barangsiapa yang berangkat di waktu yang kedua seakan-akan berkurban sapi, barangsiapa yang berangkat di waktu yang ketiga seakan-akan berkurban kambing, barangsiapa yang berangkat di waktu yang keempat seakan-akan berkurban ayam, barangsiapa yang berangkat di waktu yang kelima seakan-akan berkurban telur. Jika Imam keluar, malaikat hadir (duduk) untuk mendengarkan dzikir (khutbah).” (Muttafaqun ‘alaih)
Namun dari sisi model pelaksanaan (mandiri atau kolektif), qurban mandiri lebih utama daripada kolektif, walaupun hewan kolektifnya lebih besar.
Kesimpulannya:
Jika Anda mampu membeli kambing sendiri, maka itu lebih utama daripada patungan sapi bertujuh.
Tetapi, jika kondisi keuangan terbatas, ikut patungan sapi juga sah dan berpahala, alhamdulillah. Jangan sampai berat hati tetap berkurban sesuai kemampuan.
Semoga Allah memudahkan kita semua untuk beribadah qurban dengan niat yang ikhlas dan amal yang terbaik.
Wallahu a’lam bish-showab.