Keguguran Umur Satu Bulan Dalam Islam dan Mimpi Didatangi Sang Anak bimbingan islam
Keguguran Umur Satu Bulan Dalam Islam dan Mimpi Didatangi Sang Anak bimbingan islam

Keguguran Umur Satu Bulan Dalam Islam dan Mimpi Didatangi Sang Anak

Para pembaca Bimbinganislam.com yang mencintai Allah ta’ala berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang keguguran umur satu bulan dalam islam dan mimpi didatangi sang anak
selamat membaca.

Pertanyaan :

بسم اللّه الرحمن الر حيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Semoga ustadz dan keluarga selalu dalam lindungan Allah dan diberi Rahmat Nya.

Kakak saya punya anak, tapi keguguran, kira-kira umur sebulan, lalu janinnya dimakamkan di depan rumahnya di Jakarta. Karena kakak saya akan pindah rumah di Jogja, maka makamnya di pindah di jogja tepatnya di depan rumah juga.
Tapi suatu ketika, kakak saya dengan istrinya diganggu, oleh anaknya. Dalam mimpi tersebut, anak tersebut mengatakan kalau kedinginan.
Apakah itu benar dari anaknya yang masih berupa janin, atau gangguan jin biasa?

Tanya Jawab AISHAH – akademi shalihah
(Disampaikan Oleh Fulanah – SahabatAISHAH)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Alhamdulillāh wa shalātu wa salāmu ‘alā rasūlillāh.

Keguguran Dalam Islam

Janin yang keluar dari rahim disebabkan keguguran, ada dua keadaan :

1. Sudah ditiupkan ruh,
yaitu ketika dia telah berumur 4 bulan. Maka janin ini dihukumi sebagai seorang manusia dan dibangkitkan pada hari kiamat. Dan memberikan syafaat kepada kedua orang tuanya.

2. Sebelum ditiupkan ruh,
yaitu ketika berumur kurang dari 4 bulan, maka ini tidak dianggap manusia yang telah memilki kehidupan, dan tidak dibangkitkan di hari kiamat.

Syaikh bin baz berkata:

قبل أربعة أشهر لا يسمى ولداً، إنما يسمى ولداً بعد الأربعة بعد نفخ الروح فيه، يغسل ويصلى عليه ويعتبر طفلاً ترجى شفاعته لوالديه، أما قبل ذلك فليس بإنسان وليس بميت ولا يعتبر طفلاً ولا يغسل ولا يصلى عليه ولو كان لحمة فيها تخطيط

“Sebelum berumur 4 bulan janin tersebut tidak dinamakan seorang anak, janin bisa disebut sebagai seorang anak jika telah berumur 4 bulan telah ditiupkan ruh padanya, sehingga bisa dimandikan, disholatkan, dan dianggap seorang anak yang diharapkan syafaatnya pada hari kiamat.
Adapun sebelum berumur 4 bulan, maka tidak dianggap seorang manusia, tidak dianggap jenazah, tidak dianggap seorang anak, sehingga tidak dimandikan dan tidak disholatkan walaupun janin tersebut sudah berbentuk.”
(Sumber fatwa : link).

Namun, bukan berarti seorang ibu yang keguguran tidak mendapatkan pahala, sesungguhnya seseorang yang mendapat musibah lalu bersabar, insya Allah disediakan untuknya pahala yang besar.

Tentang Mimpi Tersebut

Berdasarkan hal tersebut, kita katakan bahwa yang beliau lihat di mimpinya bukanlah anaknya , karena janin tersebut baru berumur satu bulan dan belum ditiupkan ruh padanya. Bisa jadi itu berasal dari keinginan hati seorang ibu, karena kesedihan sebab musibah ini.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
الرُّؤْيَا ثَلَاثَةٌ : فَبُشْرَى مِنْ اللَّهِ ، وَحَدِيثُ النَّفْسِ ، وَتَخْوِيفٌ مِنْ الشَّيْطَانِ .

“Mimpi itu ada 3:
1. Kabar gembira dari Allah.
2. Keinginan hati
3. Rasa takut dari setan.”
(HR. Ahmad : 8766).

Maka kami nasehatkan kepada keluarga kaka anda untuk bersabar, kemudian memperbanyak dzikir kepada Allah agar hati semakin tenang dan tidak diganggu oleh jin. Rutinkan dzikir pagi petang yang Nabi ajarkan, atau bisa juga dengan semakin sering membaca al-quran.

Wallahu a’lam.

 

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله
Rabu,  16 Rajab 1441 H / 11 Maret 2020 M



Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى 
klik disini