Pakaian Menyentuh Kotoran Kucing/Najis Yang Kering, Apakah Najis?
Pakaian Menyentuh Kotoran Kucing/Najis Yang Kering, Apakah Najis?
Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan pakaian menyentuh kotoran kucing/najis yang kering, apakah najis? Selamat membaca.
Pertanyaan:
Assalamualaikum warrahmatullahi wabarrakatuh. Bismillah, ustadz izin bertanya bagaimanakah hukumnya pakaian yang bersentuhan dengan kotoran kucing yang sudah mengering. Apakah pakaian tersebut menjadi najis? Jazakumullahu khayran ustadz atas jawabannya.
(Ditanyakan oleh Santri Akademi Shalihah)
Jawaban:
Wa’alaikumussalaam warahmatullah wabarakatuh.
Barang yang suci jika bersentuhan dengan sesuatu yang najis, namun keduanya dalam kondisi kering, tidak lembab/basah, maka najis tidak berpindah.
Disebutkan dalam fatwa Islamweb di bawah kementerian wakaf Qatar:
فالطاهر الجاف إذا لاقى نجساً جافاً فإنه لا يتنجس، وقد اشتهر عند أهل العلم أن النجس إذا لاقى شيئاً طاهراً وهما جافان لا ينجسه
“Sesuatu yang suci dan kering jika bertemu dengan benda najis yang kering juga maka tidak menajiskan, dan telah populer pendapat di kalangan para ulama bahwa sesuatu yang najis jika bertemu dengan sesuatu yang suci sedangkan keduanya dalam kondisi kering, maka tidak bisa menajiskan”.
Lihat: https://www.islamweb.net/ar/fatwa/62420/
Dalam fatwa yang lain disebutkan:
فإن فضلات القطط من بول, أو رجيع، تعتبر نجسة عند جمهور أهل العلم، كما تقدم في الفتوى: 2024.لكن إذا كانت تلك العباءة، قد مرّتْ على براز القطط وهو يابس, فإن ما علق بها من غبار النجاسة، يطهر بالمرور بعده على مكان طاهر.
“Pembuangan kucing berupa kencingnya atau kotorannya terhitung najis menurut mayoritas ulama. Jika abaya yang dikenakkan mengenai kotoran kucing yang kering, maka debu najis yang menempel itu akan tersucikan ketika abaya tersebut digunakan melewati tempat yang suci”
Lihat: https://www.islamweb.net/ar/fatwa/395857/
Dari keterangan di atas, pakaian Anda in sya Allah masih terhukumi suci, tidak mengapa.
Wallahu a’lam
Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Setiawan Tugiyono, M.H.I حفظه الله
Rabu, 30 Rabiul Awal 1444 H/ 26 Oktober 2022 M
Ustadz Setiawan Tugiyono, M.H.I حفظه الله
Beliau adalah Alumnus S1 Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta dan S2 Hukum Islam di Universitas Muhammadiyah Surakarta
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Setiawan Tugiyono, M.H.I حفظه الله klik di sini