Adab & AkhlakKonsultasi

Menundukkan Pandangan di Jalan Raya

Menundukkan Pandangan di Jalan Raya

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan pembahasan tentang menundukkan pandangan ketika di jalan raya. Selamat membaca.


Pertanyaan:

السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Afwan ustadz, ingin menanyakan perihal “menghadapi fitnah di jalan raya”. Karena sering kalau kita pergi di jalan raya, terutama di kota-kota besar, banyak aurat ‘berseliweran’ baik di depan, belakang, kiri, kanan, terutama di sekitar lampu lalu lintas. Bagaimana sikap/amalan kita ketika menghadapi perihal seperti ini?

جَزَاك اللهُ خَيْرًا

(Dari Amir Hamzah Di Banda Aceh Anggota Grup WA Bimbingan Islam N05 G-01).


Jawaban:

وعليكم السلام ورحمة الله وبر كاته

Masing-masing kita mengalami apa yang penanya alami, tiada daya dan upaya, tiada perlindungan dan kemuliaan, tiada keselamatan serta kebahagiaan melainkan dari Allah datangnya. Hendaknya kita bertakwa kepada Allah ta’ala di keramaian maupun di saat kesendirian kita. Dan senantiasa menjaga keimanan dengan cara selalu menuntut ilmu syar’i.

Karena seiring matangnya ilmu agama yang kita miliki, kita akan semakin takut untuk melanggar larangan-larangan Allah. Disebutkan dalam Al-Qur’an:

إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ

Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah yang takut kepada-Nya hanyalah para Ulama, sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (QS. Fathir: 28).

Baca Juga:  Bagaimana Hukum Orang Yang Hamil Diluar Nikah?

Di antara hal yang akan mencegah kita terhindar dari fitnah serta perbuatan keji lagi mungkar adalah senantiasa menjaga shalat berjamaah, Allah berfirman :

إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ

Sesungguhnya shalat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar” (QS Al-’Ankabut : 45).

Kemudian juga hendaknya kita meminimalisir masuk ke kerumunan manusia melainkan karena kebutuhan yang mendesak. Dan ketika kita berada di tengah-tengah manusia hendaknya menundukkan pandangan semaksimal mungkin, Allah ta’ala berfirman :

قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ

[TS_Poll id="2"]

Katakanlah kepada orang-orang beriman agar mereka menundukkan pandangan mereka serta menjaga kemaluan mereka. Itu lebih suci bagi mereka sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang mereka lakukan”. (QS. An-Nur : 30).

Dan jika penanya belum menikah maka segera menikah adalah pilihan yang bijaksana lagi tepat karena itulah yang dipilihkan Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bagi umatnya.

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنْ اسْتَطَاعَ مِنْكُمْ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

Wahai para pemuda barangsiapa telah mampu hendaknya ia segera menikah dan barangsiapa belum mampu maka hendaknya ia berpuasa karena itu akan menjadi perisai bagi dirinya”. (HR Bukhari : 5065). Wallahu a’lam.

Konsultasi Bimbingan Islam
Ustadz Abul Aswad Al Bayati

Akademi Shalihah Menjadi Sebaik-baik Perhiasan Dunia Ads

Ustadz Abul Aswad Al Bayati, BA.

Beliau adalah Alumni S1 MEDIU Aqidah 2008 – 2012 | Bidang khusus Keilmuan yang pernah diikuti beliau adalah Dauroh Malang tahunan dari 2013 – sekarang, Dauroh Solo tahunan dari 2014 – sekarang | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Koordinator Relawan Brigas, Pengisi Kajian Islam Bahasa Berbahasa Jawa di Al Iman TV

Related Articles

Back to top button