ArtikelIbadah

Mana yang lebih Utama, Muadzin atau Imam?

Mana yang lebih Utama, Muadzin atau Imam?

Dalam masyarakat muslim, dua posisi penting dalam pelaksanaan shalat jamaah adalah imam dan muadzin. Keduanya memiliki kedudukan mulia dan masing-masing mendapat keutamaan dari sisi yang berbeda.

Berikut pemaparan Syaikh Prof. Dr. Saad Al-Khotslan -hafidzahullah- tentang hal ini

Muadzin (orang yang mengumandangkan adzan) lebih utama daripada imam (yang memimpin shalat). Adzan lebih utama dari imam karena terdapat banyak keutamaan adzan yang tidak disebutkan dalam keutamaan menjadi imam.

Di antaranya adalah sabda Nabi ﷺ:

المؤذنون أطول الناس أعناقًا يوم القيامة  

“Para mu’adzin adalah orang yang paling panjang lehernya pada hari kiamat.” (HR. Muslim no. 387)  

Dan sabdanya:  

إذا أذنت فارفع صوتك؛ فإنه لا يسمع صوت المؤذن شجرٌ ولا حجرٌ ولا شيءٌ إلا شهد له يوم القيامة

“Jika kamu mengumandangkan adzan, maka keraskanlah suaramu, karena tidaklah suara mu’adzin didengar oleh pohon, batu, atau apa pun, kecuali akan menjadi saksi baginya pada hari kiamat.” (HR. Bukhari no. 609)

Karena itu, Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu berkata: 

لولا الخلافة لأذنت”

“Kalau bukan karena kekhalifahan, niscaya aku akan menjadi mu’adzin.”

شرح صحيح البخارى لابن بطال: (10/ 227)، ط مكتبة الرشد.

Namun, hal ini dikecualikan bagi orang berilmu terpandang atau orang yang memiliki manfaat besar dan luas untuk kaum muslimin, seperti Nabi ﷺ. Maka, imam lebih utama baginya karena kebermanfaatan nya yang lebih luas. Nabi ﷺ dan para khalifah setelah beliau lebih memilih menjadi imam.

Maka, bagi orang yang memiliki manfaat luas bagi kaum muslimin—seperti ulama besar—imam lebih utama. Tetapi bagi kalangan umum, adzan lebih utama daripada menjadi imam, karena keutamaan yang disebutkan lebih banyak bagi muadzin.

Sumber : https://saadalkhathlan.com/fatwas/5128

Sebagai penutup, baik adzan maupun imam memiliki keutamaan tersendiri dalam syariat Islam. Keduanya adalah bentuk ibadah yang mulia dan bagian dari syiar agama yang agung. Namun, siapa yang lebih utama kembali kepada keadaan dan posisi seseorang: jika ia termasuk orang yang banyak memberi manfaat bagi kaum muslimin secara luas, maka imam lebih utama baginya; adapun bagi kebanyakan orang, maka adzan lebih utama sebagaimana dijelaskan oleh Syaikh. 

Wallahu a’lam.

Semoga bermanfaat baarokallohufikum

Back to top button