Home Konsultasi Adab & Akhlak Dia Yang Mengucapkan Salam, Dia Pula Yang Menjawabnya, Apa Benar?

Dia Yang Mengucapkan Salam, Dia Pula Yang Menjawabnya, Apa Benar?

0
Dia Yang Mengucapkan Salam, Dia Pula Yang Menjawabnya, Apa Benar?
Dia Yang Mengucapkan Salam, Dia Pula Yang Menjawabnya, Apa Benar? bimbingan islam

Dia Yang Mengucapkan Salam, Dia Pula Yang Menjawabnya, Apa Benar?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki adab dan akhlak yang luhur berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang dia yang mengucapkan salam, dia pula yang menjawabnya, apa benar?
Silahkan membaca.


Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Semoga Allah Azza wa Jalla selalu menjaga Ustadz & keluarga.

Izin bertanya Ustadz, Seseorang datang memberikan salam dan diapun menjawab salamnya sendiri apakah hukumnya tetap wajib menjawab salam orang tersebut karena lantaran dia yang memulai memberi salam dan dia pun menjawab salamnya sendiri. tanpa habis pikir saya tetap menjawab salam tersebut karena takut dosa, dan saya berharap orang tersebut hanya sekedar bergurau karena orang itu sebenarnya adalah teman saya sendiri. Atas Jawabannya jazakallahu kairan…

(Disampaikan oleh Fulan, Member grup WA BiAS)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillāh
Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du.

Dia Yang Mengucapkan Salam, Dia Pula Yang Menjawabnya, Apa Benar?

Definisi Salam

Ulama berbeda pendapat tentang makna salam dalam kalimat ‘Assalaamu’alaikum.

Pendapat Pertama, Salam adalah salah satu nama dari nama-nama Allah Ta’ala sehingga kalimat ‘Assalaamu ‘alaik’ berarti Allah bersamamu atau dengan kata lain engkau dalam penjagaan Allah.

Pendapat kedua; Makna salam adalah keselamatan sehingga maknanya ‘Keselamatan selalu menyertaimu’. Yang benar, keduanya adalah benar sehingga maknanya semoga Allah Ta’ala bersamamu sehingga keselamatan selalu menyertaimu. Dan Pendapat ini dikuatkan oleh Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah Ta’ala.
(lihat Fathul Majid Syarh Kitabut Tauhid, 1/451)

Hukum Menjawab Salam

Saudariku seiman, jika ada yang mengucapkan salam kepada kita sedang kita dalam kondisi sendiri, maka kita wajib menjawabnya karena menjawab salam dalam kondisi tersebut hukumnya adalah fardu ‘ain. Sedang jika salam diucapkan pada suatu rombongan atau kelompok, maka hukum menjawabnya adalah fardu kifayah. Jika salah satu dari kelompok tersebut telah menjawab salam yang diucapkan kepada mereka, maka sudah cukup. Sedang hukum memulai salam adalah sunnah (dianjurkan) namun untuk kelompok hukumnya sunnah kifayah, jika sudah ada yang mengucapkan maka sudah cukup.

Dari sahabat mulia Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda:

يُجْزِئُ عَنِ الْجَمَاعَةِ إِذَا مَرُّوا أَنْ يُسَلِّمَ أَحَدُهُمْ وَيُجْزِئُ عَنِ الْجُلُوسِ أَنْ يَرُدَّ أَحَدُهُمْ

“Sudah cukup bagi jama’ah (sekelompok orang), jika mereka lewat, maka salah seorang dari mereka memberi salam dan sudah cukup salah seorang dari sekelompok orang yang duduk membalas salam tersebut.”
(HR. Abu Daud, no. 5210, Baihaqi, no. 17725, dan lainnya dinilai shahih dalam shahihul Jami’ no. 8023).

Adapun berkenaan dengan orang yang mengucapkan salam, kemudian dia pula yang menjawabnya, maka hal ini berhubungan dengan amalan orang lain, kita tidak tahu, apa yang melatarbelakangi dia melakukan amalan tersebut.

Jika sebagai pengingat kepada orang lain, bahwa dia (objek yang disalami) belum menjawab salam, maka hal ini bisa dimaklumi, sebagai pengingat dan nasehat.

Adapun jika sengaja beramal tanpa ada alasan, maka kami belum mengetahui ada petunjuknya dalam syariat Islam yang mulia. Maka dihindari beramal seperti ini.

Wallahu Ta’ala A’lam.

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Fadly Gugul S.Ag. حفظه الله
Senin, 08 Rabiul Akhir 1442 H / 23 November 2020 M



Ustadz Fadly Gugul S.Ag. حفظه الله
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam

Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Fadly Gugul حفظه الله تعالى klik disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here