Home Konsultasi Aqidah Tukang Pijat yang Katanya Tahu Ilmu Gaib 

Tukang Pijat yang Katanya Tahu Ilmu Gaib 

0
Tukang Pijat yang Katanya Tahu Ilmu Gaib 
Tukang Pijat yang Katanya Tahu Ilmu Gaib bimbingan islam

Tukang Pijat yang Katanya Tahu Ilmu Gaib

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki adab dan akhlak yang luhur berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang tukang pijat yang katanya tahu ilmu gaib.
Silahkan membaca.


Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Semoga Allah Azza wa Jalla selalu menjaga Ustadz & keluarga.

Saya ingin bertanya, dikatakan bahwa setiap orang yang mengetahui hal gaib, hakikatnya adalah seorang dukun, apakah itu berlaku juga untuk seorang tukang pijat misal, yang bisa mengetahui kita diganggu jin atau tidak (dalam bahasa jawa biasanya kena sawan)?

Demikian pertanyaan saya ustadz, semoga bisa mendapat penjelasan, syukron wa jazaakumullahu khair ustadz, baarakallahu fiikum..

(Disampaikan oleh Fulan, Member grup WA BiAS)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillāh
Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du.

Jika tukang pijat adalah orang awam, tidak belajar ilmu syar’i, maka ketahuilah dia adalah dukun yang berkedok tukang pijat.

Adapun jika tukang pijat ini adalah orang yang belajar ilmu syar’i, dengan ilmunya dia mengetahui tanda-tanda orang yang diganggu Jin berdasarkan penjelasan para ulama dalam kitab-kitab Aqidah, serta pengalaman dakwah mereka di dalam berdakwah kepada syariat Islam, kemudian dia mengarahkan pasien ini untuk ruqyah syar’i dengan Doa dan dzikir yang Ma’tsur (ada contohnya dalam agama).

Syaikh Ali Hasan Al Halabi rahimahullah pernah menjelaskan dalam salah satu video tentang karakteristik ruqyah syar’iyah;

إما بعموم القرآن من غير تخصيص عموم القرآن والدعاء من غير تحصيص وإما ما ورد فيه تخصيص من القرآن والسنة كلاهما نفعل وبكليهما نأمر

“Bisa jadi dengan keumuman Al-Qur’an dan do’a dengan tanpa ada pengkhususan, atau (Yang kedua-pent) bisa jadi dengan apa yang dikhususkan dari Al-Qur’an dan Sunnah. Kedua jenis ini kita amalkan dan dengan dua jenis ruqyah ini kita memerintahkan (manusia).”
(Sumber fatwa : https://www.youtube.com/watch?v=Ofo92izW-ys )

Dan dia menasehatkan ruqyah ini bukan dengan jampi-jampi yang tidak dipahami atau dibuat-buat sendiri, maka semoga orang ini bukan dukun dengan izin Allah Ta’ala.

Wallahu Ta’ala A’lam.

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Fadly Gugul S.Ag. حفظه الله
Selasa, 09 Rabiul Akhir 1442 H / 24 November 2020 M



Ustadz Fadly Gugul S.Ag. حفظه الله
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam

Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Fadly Gugul حفظه الله تعالى klik disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here