Menyentuh Kulit Babi Kering Apakah Najis?
Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab tentenag menyentuh kulit babi kering apakah najis? Selamat membaca.
Pertanyaan:
Bismillah, assalaamu ‘alaikum. Ustadz mohon penjelasan jika tidak sengaja memegang sepatu dari bahan kulit babi waktu memilih sepatu di toko, apakah disyariatkan untuk mencuci tangan/bersuci atau tidak perlu? Jaazakallaah khoir.
(Ditanyakan oleh sahabat BIAS melalui Instagram Bimbingan Islam)
Jawaban:
Bismillah, sekadar menyentuh kulit hewan yang najis tidak lantas kemudian najis berpindah ke badan/tangan kita. Barulah najis berpindah jika sesuatu yang kita sentuh basah atau lembap, namun jika statusnya kering, najis tidak berpindah.
Berkata syaikh Ibnu Jibrin rohimahullah:
(لا يضر لمس النجاسة اليابسة بالبدن والثوب اليابس . . . لأن النجاسة إنما تتعدى مع رطوبتها اهـ فتاوى إسلامية (1/194
“Menyentuh benda najis yang kering tidak berpengaruh pada badan atau pakaian yang kering…Karena najis itu baru berpindah jika disertai adanya kelembapan (basah). (Fatawa Islamiyah juz:1 hal:194).
Demikian, wallahu a’lam.
Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Setiawan Tugiyono, M.H.I حفظه الله
Kamis, 14 Syaban 1443 H/17 Maret 2021 M
Ustadz Setiawan Tugiyono, M.H.I حفظه الله
Beliau adalah Alumnus S1 Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta dan S2 Hukum Islam di Universitas Muhammadiyah Surakarta
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Setiawan Tugiyono, M.H.I حفظه الله klik disini