Sikap Kepada Ibu Susuan
Sikap Kepada Ibu Susuan
Para pembaca Bimbinganislam.com yang mencintai Allah ta’ala berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang sikap kepada ibu susuan.
selamat membaca.
Pertanyaan :
بسم اللّه الرحمن الر حيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya mau bertanya, bagaimana seharusnya sikap kita terhadap ibu susuan kita? Dan apakah boleh bersedekah atas nama beliau?
Barakallahu fiikum, wassalamu’alaikum.
(Disampaikan oleh Fulanah, Sahabat Bimbingan Islam – BiAS)
Jawaban:
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
بِسْـمِ اللّهِ
Bismillah, was sholatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du.
Memuliakan dan Berbuat Baik
Seorang anak susuan disyari’atkan untuk memuliakan dan berbuat baik kepada ibu maupun saudara sesusuannya. Namun, tidak seperti kewajiban berbakti kepada ibu kandung. Karena ibu atau ayah kandung memiliki hak yang besar yang harus dipenuhi oleh seorang anak, karena lewat perantara mereka seorang anak bisa ada di dunia ini. Syaikh bin Baz rahimahullah berkata,
ليست الرضاعة رحما، ولكن يُحسن للمرضعة وتكرم، وليست رحما لو ما زرتها ولا جئتها ما عليك بأس
“Hubungan sepersusuan tidak sama dengan hubungan kekerabatan. namun, hendaknya ibu susuan tersebut diperlakukan dengan baik dan dimuliakan, namun dia tidak memiliki hubungan rahim, jika engkau tidak mengunjunginya tidak mengapa” (https://binbaz.org.sa/fatwas/3478/ ما-ينبغي-نحو-الاقارب-من-جهة-الرضاعة).
Adapun masalah bersedekah atas namanya, maka itu diperbolehkan, karena ibadah seperti menghajikan ataupun bersedekah atas nama orang lain tidaklah dikhususkan untuk keluarga kandung saja, tapi berlaku untuk semua kaum muslimin.
Wallahu a’lam.
Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله
Kamis, 04 Sya’ban 1442 H / 18 Maret 2021 M
Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى klik disini