Ustadz Arifin Riddin – Ngalap Berkah di Bulan Ramadhan
Bismillāhirrahmānirrahīm
Assalāmu’alaikum warahmatullāhi wabarakātuh
Alhamdulillāh, washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in. ‘Amma ba’d
Alhamdulillāh, sudah hadir link download audio dan ringkasan kajian ‘’Ngalap Berkah di Bulan Ramadhan’’ bersama Ustadz Arifin Ridin Lc hafizhahullah (Lulusan Universitas Islam Madinah, Pimpinan Ma’had Jamilurrahman As Salafy Jogjakarta, Pengajar Islamic Center Bin Baz Jogjakarta) pada Hari Kamis 21 Sya’ban 1438 H/ 18 Mei 2017 pukul 16.30 WIB sd 17.30 WIB bertempat di Masjid Al Muhibbah Wonocatur Jogjakarta ( https://goo.gl/maps/p8aQUYhS74t ) dan disiarkan langsung di bimbinganislam.com/live .
Silakan Download audio kajian di atas pada tombol di bawah ini
![]()
- Di antara keutamaan menuntut ilmu syar’i
Dalam ash-Shahiihain dari hadits Mu’awiyah bin Abi Sufyan (wafat th. 78 H) radhiyallaahu ‘anhu, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّيْنِ
“ Barangsiapa dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka Dia akan memberikan pemahaman agama kepadanya.”
Hadits shahih: Diriwayatkan oleh Ahmad (I/306, II/234, IV/92, 95, 96), al-Bukhari (no. 71, 3116, 7312), dan Muslim (no. 1037)
- Contoh amalan sebelum Ramadhan yang tidak ada tuntunannya dari Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam, antara lain ;
- Mengkhususkan bersih-bersih kuburan sebelum ramadhan
- Mengkhususkan mandi di sendang sebelum ramadhan (tradisi padusan dengan keyakinan bahwa sebelum masuk piasa agar bersih badan)
- Berkunjung ke makam wali tertentu
- Menyucikan pusaka.
- Berkah artinya bertambahnya kebaikan, di antaranya adalah keberkahan tempat dan waktu ;
- Keberkahan tempat yang secara khusus disebutkan keutamaannya oleh Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam yakni Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqsa.
- Keberkahan pada waktu, yakni di antaranya keberkahan di bulan ramadhan, Lailatul qadar, hari jumat, sepertiga malam terakhir, waktu sahur (apalagi jika diakhirkan), makan secara berjamaah, safar dengan amir.
- Keberkahan pada makhluk yakni pada diri Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam, yaitu bau keringatnya wangi, selain itu para sahabat berebut sisa wudhunya. Hal ini merupakan kekhususan untuk Beliau dan TIDAK berlaku kepada manusia lainnya (orang yang dianggap shaleh, ustadz). Keberkahan mereka ialah pada ilmunya.
- Beberapa amalan di bulan ramadhan yang memiliki keberkahan (mulia), ialah
- Membaca Al Qur’an
Dilipatgandakan 10x (s.d 700) dimana alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.
عَنْ عَبْد اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ رضى الله عنه يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الم حرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ ».
“Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda: “Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469)
Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam melarang mengkhatamkan Al Qur’an kurang dari 3 Hari dan para ulama menjelaskan bahwa larangan tersebut ialah jika tanpa memahaminya. Adapun para salafush sholeh, jika telah tiba bulan ramadhan, maka mereka berlomba-lomba untuk mengkhatamkan Al qur’an sebanyak mungkin.
- Qiyamul Lail (shalat tarawih) yang dilakukan berjamaah di mesjid bersama imamnya sampai selesai, karena dituliskan pahala baginya qiyamul lail sepanjang malam.
Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengumpulkan keluarga dan para sahabatnya. Lalu beliau bersabda,
إِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةً
“Siapa yang shalat bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya pahala qiyam satu malam penuh.” (HR. An Nasai no. 1605, Tirmidzi no. 806, Ibnu Majah no. 1327, Ahmad dan Tirmidzi. Tirmidzi menshahihkan hadits ini. Syaikh Al Albani dalam Al Irwa’ no. 447 mengatakan bahwa hadits ini shahih).
Allohu A’lam
Semoga bermanfaat.
“Barangsiapa menunjukkan kepada kebaikan, maka ia mendapatkan pahala sebagaimana orang yang melakukan.“ [HR. Muslim, 3509]
Jazakumullohu Khoiron wa Barokallohu Fiikum
——————————
Dukung terus dakwah sunah Bimbingan Islam!!!
Salurkan donasi terbaik Anda di :
| Bank Mandiri Syariah | Kode Bank : 451
| No. Rek : 710-3000-507
| A.N : YPWA Bimbingan Islam
Konfirmasi Transfer Via WA/SMS & Informasi ; 0811-280-0606 (BIAS CENTER 06)
——————————
Dukung terus dakwah sunah Bimbingan Islam!!!
Salurkan donasi terbaik Anda di :
| Bank Mandiri Syariah | Kode Bank : 451
| No. Rek : 710-3000-507
| A.N : YPWA Bimbingan Islam
Konfirmasi Transfer Via WA/SMS & Informasi ; 0811-280-0606 (BIAS CENTER 06)
AKUN SOSIAL MEDIA BIMBINGAN ISLAM (BiAS)
Klik di bawah ini untuk mengikuti akun Sosial Madia BiAS
Youtube
Facebook
Twitter
Instagram