Trauma Masa Kecil Karena Orang Tua, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Pertanyaan : Assalamualaikum kak๐.. saya mau bertanya bagaimana ya? jika aku benci kepada ortu karena dialah penyebab trauma aku hingga sekarang aku tumbuh jadi anak yang tidak tau jati dirinya, sulit mengontrol emosi, tujuan hidup dan aku juga sulit untuk memilih hal apapun untuk hidup ku sendiri. Kadang kalau aku merasa berat, aku tulis semua di kertas sambil nangis karena aku tidak sanggup menyimpan semua sendiri. Ditambah aku dinikahkan dalam usia yang masih 17 tahun, aku semakin benci disaat masalah aku bertambah banyak, mulai dari keluarga suami, ekonomi, tetangga.ย
Merasa semua gak adil, karena aku dari kecil sdh jadi anak yang penurut, anak yang baik ngak nakal. Tapi ternyata soal nikah pun diatur dan aku gak bisa bantah. Jujur kadang aku pengen akhiri semua, pengen kabur dan lari dari semuanya. Gimana ya? solusinya, ke psikolog uangnya gak ada. Syukron Ustadz atas jawabannya๐
#Pertanyaan santri mahad Bias.
Jawaban : ูุนูููู ุงูุณูุงู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชูย
ุจุณู ุงูููุ ุงูุญู ุฏ ููู ูุงูุตูุงุฉ ูุงูุณูุงู ุนูู ุฑุณูู ุงููู ุฃู ุง ุจุนุฏุ
Yang disampaikan dalam pertanyaan ini cukup berat, terutama kalimat โpengen akhiri semuaโ. Jadi, yang pertama jangan dianggap sepele. Kalau yang dimaksud adalah muncul keinginan untuk menyakiti diri atau mengakhiri hidup, maka jangan menghadapi ini sendirian. Segera cari orang yang aman dan bisa menemani secara langsung suami yang dapat dipercaya, keluarga, teman, ustadzah, atau orang lain yang anti percaya. Jauhkan sementara benda atau obat yang bisa digunakan untuk menyakiti diri.
Apa yang anti alami tidak berarti antu anak durhaka hanya karena hati anti terluka dan muncul rasa benci. Perasaan yang muncul akibat luka tidak selalu berada dalam kendali seseorang. Yang harus dijaga adalah jangan sampai perasaan tersebut mendorong kepada tindakan zalim, mencaci, memutus silaturahmi, atau membalas keburukan dengan keburukan. Allah ๏ทป berfirman:
โููุง ููููููููู ุงูููููู ููููุณูุง ุฅููููุง ููุณูุนูููุง
โAllah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.โ QS. Al-Baqarah: 286.
Dan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
โุฅูููู ุงูููููู ุชูุฌูุงููุฒู ููุฃูู ููุชูู ู ูุง ุญูุฏููุซูุชู ุจููู ุฃูููููุณูููุง ู ูุง ููู ู ุชูุนูู ููู ุฃููู ุชููููููู ู
โSesungguhnya Allah memaafkan umatku terhadap apa yang terlintas dalam hati mereka selama mereka tidak mengamalkannya atau mengucapkannya.โ (HR. Al-Bukhari no. 5269 dan Muslim no. 127), dari Abu Hurairah radhiyallahu โanhu.
Jadi jangan semakin membenci diri sendiri karena merasa, โKenapa saya membenci orang tua?โ Akui bahwa ada luka, kemudian perlahan-lahan kita obati dengan cara yang benar.
Pernikahan Di Usia 17 Tahun dan Luka yang Bertumpuk
Anti (yang bertanya) juga mengalami banyak perubahan besar sekaligus: pernikahan di usia muda, masalah keluarga suami, ekonomi, lingkungan, dan perasaan bahwa keputusan besar dalam hidup anti selama ini banyak ditentukan oleh orang lain. Wajar jika kemudian hati terasa sangat penuh. Tetapi jangan menyimpulkan bahwa hidup anti sudah selesai. Belum. Anti masih bisa belajar, memperbaiki diri, membangun rumah tangga, mencari ilmu, dan menentukan langkah hidup yang lebih baik mulai sekarang.
Menulis di kertas sambil menangis juga menunjukkan bahwa selama ini anti sedang berusaha mencari jalan untuk mengeluarkan beban. Jangan malu menangis. Tetapi jangan hanya memikul semuanya sendirian.
Tidak Punya Uang Untuk Psikolog
Kalau belum mampu membayar psikolog, bukan berarti antum tidak mempunyai jalan keluar.
Carilah terlebih dahulu orang yang aman untuk menjadi tempat bercerita. Bukan orang yang langsung menyalahkan atau mengatakan, โKamu harus sabar saja.โ Tetapi seseorang yang mau mendengarkan dan membantu anti mengambil langkah yang tepat dan harus orang yang mahram anti. Bisa seorang ustadzah yang matang, keluarga yang bijaksana, teman yang dapat dipercaya, atau layanan pendampingan perempuan yang tersedia.
Dan kalau memungkinkan, bicarakan juga dengan suami. Sampaikan bahwa anti sedang mengalami beban psikologis yang berat dan membutuhkan dukungan, bukan penghakiman.
Tentang orang tua
Tetaplah berusaha berbakti kepada orang tua sesuai kemampuan. Allah ๏ทป berfirman:
โููุจูุงููููุงููุฏููููู ุฅูุญูุณูุงููุง
โDan berbuat baiklah kepada kedua orang tua.โ (QS. Al-Israโ: 23).
Namun berbakti bukan berarti harus membiarkan diri terus-menerus dizhalimi. Anti boleh membuat batasan yang sehat, mengurangi interaksi ketika pembicaraan mulai melukai, dan memilih waktu yang tepat untuk berkomunikasi. Berbakti tetap dilakukan, tetapi menjaga diri dari mudharat juga diperhatikan.
Yang Paling Penting Sekarang
Jangan berpikir terlalu jauh tentang seluruh kehidupan sekaligus. Untuk saat ini, pikirkan satu langkah kecil:
โHari ini saya tidak akan menyakiti diri. Saya akan mencari satu orang yang aman dan menceritakan keadaan saya kepadanya.โ
Kemudian perlahan belajar agama, memperbaiki hubungan dengan Allah, memperbaiki komunikasi dengan suami, dan mencari bantuan untuk luka masa lalu. Allah ๏ทป berfirman:
โููุง ุชูููููุทููุง ู ููู ุฑูุญูู ูุฉู ุงูููููู
โJanganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah.โ (QS. Az-Zumar: 53).
Anti bukan manusia yang gagal. Anti adalah seseorang yang sedang kelelahan dan terluka, dan orang yang terluka membutuhkan pertolongan, bukan celaan.
Semoga Allah menyembuhkan luka anti, memberikan ketenangan kepada hati anti, memperbaiki hubungan anti dengan orang tua, memperbaiki rumah tangga antum, dan memberikan kepada anti kekuatan untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik.
Wallahu aโlam bish-shawab.
Dijawab ringkas oleh Ustadz : Muhammad Fikri Al-Hilabi, S.Ag., M.Ag.