Salah Satu Cara Menolong Orang Yang Sudah Meninggal Dunia

Salah Satu Cara Menolong Orang Yang Sudah Meninggal Dunia

Salah Satu Cara Menolong Orang Yang Sudah Meninggal Dunia

Pertanyaan:

بسم الله الرحمن الر حيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Ustadz, bagaimana kelak jika seseorang memiliki hutang yang belum dibayar sampai dia meninggal dan tidak diikhlaskan oleh pemberi hutang?

جَزَاك الله خَيْرًا

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Ditanyakan oleh Sahabat BiAS T07

Jawaban:

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ الله وَبَرَكَاتُهُ
بِسْـمِ الله

Alhamdulillāh

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in.

Wajazākallāh  khairan katsiran atas pertanyaan dan do’a yang antum sampaikan, Amma ba’du.

Kita selalu memohon kepada Allah taufiqNya, petunjukNya.

Hutang yang belum dibayar sampai dia meninggal dan tidak diikhlaskan oleh pemberi hutang maka akan diselesaikan di akherat kelak, bahkan pahala seorang yang mati syahid tidak bisa melepaskan dari tanggungan hutangnya.

Rasūlullāh shallallāhu ‘alaihi wa sallam  bersabda:

يُغْفَرُ لِلشَّهِيدِ كُلُّ ذَنْبٍ إِلَّا الدَّيْنَ

”Seorang yang mati syahid diampuni segala dosanya kecuali hutang.” (HR. Muslim No.1886)

Kemudian jika yang telah meninggal adalah orang yang berhutang, maka harus ada seorang dari keluarga atau orang lain yang membayarkan hutangnya tersebut. Jika ini dilakukan maka ini sangat baik sekali, karena pada zaman Rasūlullāh shallallāhu ‘alaihi wa sallam ada orang yang meninggal, akan tetapi beliau tidak mau menshalatkannya, disebabkan orang tersebut memiliki hutang, hingga akhirnya Abu Qotadah yang melunasinya, saat hutangnya telah dibayarkan Rasūlullāh shallallāhu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الْآنَ بَرَدَتْ عَلَيْهِ جِلْدُهُ

“Sekarang kulit mayit tersebut telah dingin.”

Ini menunjukan bahwa hutang yang dibawa mati terkadang bisa mengakibatkan siksa kubur.

Dan kisah tersebut bisa dilihat di Musnad Imam Ahmad No.14.536

Adapun jika yang meninggal adalah orang yang memberikan hutang, maka kita melunasi dan memberikannya kepada ahli warisnya.

Wallāhu a’lam
Wabillāhittaufiq.

Untuk mendapatkan faedah tentang permasalahan yang sama klik

https://bimbinganislam.com/inilah-doa-agar-lunas-dari-hutang/

https://bimbinganislam.com/hukum-hutang-yang-dibebaskan-bank-karena-meninggal-dunia/

https://bimbinganislam.com/pandangan-islam-tentang-orang-yang-suka-berhutang/

Dijawab dengan ringkas oleh:
👤 Team Tanya Jawab Bimbingan Islam
📆 Selasa, 28 Shafar 1440 H / 6 November 2018 M

CATEGORIES
Share This

COMMENTS