Peduli Sahabat BIAS

Santunan Peduli Sahabat BIAS Kepada Bapak Arief Wahyudi

PEDULI SAHABAT BIAS – “Alhamdulillah atas izin Allah Ta’ala, pada 7 Rabi’u Tsani 1438 H/ 5 Januari 2017 Tim Peduli Sahabat BIAS dapat berkunjung ke kediaman Bapak Arief Wahyudi (44th) yang beralamat di Bintara 8 RT 002/003 No 3A Bintara Bekasi Barat 17134. Beliau berprofesi sebagai penjual keliling alat kesehatan dari china dengan penghasilan yang tidak menentu. Beliau bukan member BiAS, tapi beliau teman ngaji sunnah ukhty Dyah, member di grup T05-G22-38M, Jakarta Timur. Ukhty Dyah lah yang membuat laporan awalnya kemudian verifikasi lapangan dikerjakan oleh ukhty Adhani, admin di grup T06-G24. Bapak Arief dan isterinya dikaruniai 3 orang anak yakni Salma Zulfa Salsabila, Salwa Zulfa Salsabila, dan Sadah Bilqis Shabira.

Beliau tinggal di kontrakan berupa rumah petak, dan kanan kirinya berdekatan dengan rumah tetangga. Dirumah tersebut beliau tinggal bersama dengan 2 anaknya yang kembar perempuan (TK B), 1 anaknya dititipkan ke adik Ibu Jubaedah (istri) yang usianya 2,5 tahun semenjak Pak Arief mulai sakit 6 bulan yang lalu. Keadaan beliau tadinya baik baik saja sampai Qodarallah Pak Arief sakit gula kering (berat badan dari 70 kg sekarang hanya 40 kg), dulu pekerjaan menjual herbal, semenjak sakit tidak ada modal beralih menjual ke alat pijat cina (karena modal kecil dan barang ringan) di lampu merah pinggir jalan. Ingin buka lapak seperti dulu tapi tidak ada modal, barang yang dimiliki pun hanya sedikit, ditambah kondisi badan yang saat ini tidak memungkinkan atau gampang sakit, nyeri, tangan sering kesemutan, sehingga tidak bisa lama diluar rumah paling lama 2 jam.

Baca Juga :  Tebar Paket Lebaran 1438 H di Banguntapan Bantul

Sekarang pun beliau jadi tidak mampu jamaah di masjid, hanya saat sholat jumat saja. Akhirnya saat ini dagangan hanya ditawarkan satu-satu ke pembeli. Masalah yang dihadapi beliau dan keluarga adalah ketika Pak Arief mulai sakit akhirnya meminjam uang ke leasing, karena butuh dana untuk berobat, karena dana kebutuhan untuk hidup sehari-hari yang pas-pasan (berdagangnya jadi tidak maksimal karena sakit). Beliau pinjam uang ke leasing 5 juta, dengan gadai BPKB motor dan cicilannya sebesar 500rb/bulan. Sudah sempat bayar 1 bulan itu pun denda (2500/hari) dan belum bisa bayar lagi karena tidak ada dana (dengan bulan Januari jadi sudah nunggak 2 bulan).Tadinya beliau tidak mau pinjam uang di leasing karena tahu itu riba, tapi karena kondisi mendesak akibat sakitnya yang makin parah dan harus dioperasi (1 bulan lalu). Uang pinjaman itu akhirnya habis untuk berobat jalan, biaya operasi pakai BPJS (sebelum operasi langsung lunasin BPJS yang sudah lama tidak dibayar dan saat ini premi BPJS-nya pun kembali belum bisa dibayar), ditambah untuk menutupi kehidupan sehari-hari dan modal dagang sedikit. Jadi uang pinjaman itu sudah habis.

Baca Juga :  Santunan Ekonomi untuk Akh Chommarudin

Berdasarkan hasil laporan kunjungan Tim Peduli Sahabat BIAS, maka Dewan Pelaksana Cinta Sedekah memutuskan untuk membantu Bapak Arief sebesar Rp 6.000.000,-. Semoga bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban hutang Bapak Arief dan keluarga. Kami mengucapkan terima kasih kepada para muhsinin Sahabat BIAS yang telah menginfaqkan sebagian hartanya, semoga menjadi timbangan amal kebaikan kelak di Yaumul Hisab..aamiin….”

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
? Salurkan DONASI TERBAIK Anda Melalui
| Bank Mandiri Cab. Cibubur | No. Rek : 167-000-166-6725 | kode Bank : 008 | A.N : Yayasan Cinta Sedekah
? Konfirmasi Transfer : KONFIRMASI DI SINI

Related Articles

Back to top button