Mengenal Wanita di Masa Jahiliyah

Mengenal Wanita di Masa Jahiliyah

? Seri Kajian Muslimah

????????
Mengenal Wanita di Masa Jahiliyah
????????

========

Apa Itu JAHILIYAH ?

?Jahiliyah dari kata al-Jahl [الجهل] yang artinya kebodohan.

? Al-Hafidz Ibnu Hajar mengatakan,

الجاهلية : ما كان قبل الإسلام

Jahilliyah adalah masa sebelum islam.” (Fathul Bari, 10/468).

Zaman itu dinamakan zaman jahiliyah karena tingkat kebodohan mereka yang parah, tidak mengenal hak Allah dan hak makhluk. (al-Qoul al-Mufid, Ibn Utsaimin, 2/146).

Para ulama menegaskan tentang penyebutan jahiliyah,

✅ Boleh digunakan untuk menyebut orang yang melakukan penyimpangan.

❎ Tidak boleh digunakan untuk menyebut masyarakat yg keliru.

?Alasannya, tidak semua orang melakukan pelanggaran yang sama

Untuk itulah para ulama memberikan kritikan terhadap pernyataan salah satu dai pergerakan yang menyatakan, “Jahiliyah abad 20.” Istilah ini sama halnya menyebut zaman ini berikut penghuninya adalah zaman jahiliyah. Dan tentu saja ini kekeliruan.” (Mu’jam al-Manahi al-Lafdziyah, hlm. 212 – 215).

? Wanita adalah aib bagi keluarganya

Dan mereka menetapkan bagi Allah anak-anak perempuan. Maha Suci Allah, sedang untuk mereka sendiri (mereka tetapkan) apa yang mereka sukai (yaitu anak-anak laki-laki). Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah.” (QS.An Nahl: 57-58)

Hal itu karena mereka menganggap wanita itu lemah, tidak bisa dijagokan layaknya laki-laki.

? Anak perempuan dikubur hidup-hidup dalam tanah

وَإِذَا الْمَوْءُودَةُ سُئِلَتْ (8) بِأَيِّ ذَنْبٍ قُتِلَتْ (9)

Dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya, karena dosa apakah dia dibunuh.” (QS. At-Takwir: 8-9).

? Wanita hidup tanpa dihargai

??? Tidak mendapatkan hak waris.

Ibnu Katsir menyatakan, “orang Jahiliyah menjadikan seluruh jatah waris untuk laki-laki, perempuan tidak mendapatkan jatah sama sekali.” (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 3: 27)

??? Tidak ada batasan istri, bisa jadi satu laki-laki beristrikan puluhan wanita.

Buktinya ada dalam hadits berikut ini.

عَنْ قَيْسِ بْنِ الْحَارِثِ قَالَ أَسْلَمْتُ وَعِنْدِى ثَمَانِ نِسْوَةٍ فَأَتَيْتُ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- فَقُلْتُ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ اخْتَرْ مِنْهُنَّ أَرْبَعًا

Dari Qois bin Al Harits, ia berkata, “Ketika aku masuk Islam, aku memiliki delapan istri. Aku pun mengatakan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang hal tersebut, lalu beliau bersabda: Pilihlah empat saja dari kedelapan istrimu tersebut.” (HR. Ibnu Majah, no. 1952; Abu Daud, no. 2241. Syaikh Al-Albani menshahihkan hadits ini).

??? Dan lain-lain dari pelecehan dan perbuatan yg sewenang-wenang terhadap wanita.

(Sumber Bacaan: Tanbihat Ala Ahkam Takhtasshu Bil Mukminat karya Syaikh Sholeh Fauzan, Hal 9-10)

Allahu a’lam

=======
✍? Kampus Lipia, Jaksel
Kamis, 22 Muharram 1439

Fachrurozi

Mahasiswa Lipia Progam Takmili 1

CATEGORIES
Share This

COMMENTS