ArtikelTafsir

Doa Memohon Rahmat Dan Karunia Allah yang Mustajab

Diriwayatkan oleh ath-Thabrani (10/178) dan al-Baihaqi dalam ad-Dalā’il (6/123) dari Abdullah bin Mas‘ud radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

Nabi ﷺ pernah kedatangan tamu, beliau pun mengutus seseorang kepada istri-istrinya untuk mengambil makanan dari mereka. Namun beliau tak mendapatkan sedikitpun makanan dari mereka.

Beliau pun berdoa: 

اللهم إني أسألك من فضلك ورحمتك؛ ‌فإنه ‌لا ‌يملكها ‌إلا ‌أنت

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dari karunia-Mu dan rahmat-Mu; karena tak ada yang memilikinya kecuali Engkau.”

Kemudian beliau mendapat hadiah seekor kambing panggang. Maka beliau bersabda: “Ini termasuk karunia Allah, dan kita sedang menunggu rahmat.”

Hadits ini juga diriwayatkan secara mursal, dan ia adalah hadits hasan. Al-Haitsami berkata dalam Majma‘ az-Zawā’id (10/159): “Diriwayatkan oleh ath-Thabrani, dan para perawinya adalah perawi shahih, kecuali Muhammad bin Ziyad al-Barjami, dan ia tsiqah.”

Allah Ta‘ala telah menggabungkan antara “karunia-Nya” dan “rahmat-Nya” dalam banyak ayat. Dalam setiap ayat terdapat rahasia yang menakjubkan dan makna yang agung tentang luasnya karunia dan rahmat Allah.

Seperti firman-Nya:

فَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ لَكُنْتُمْ مِنَ الْخَاسِرِينَ

“Maka sekiranya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kalian, niscaya kalian termasuk orang-orang yang merugi.” (QS Al-Baqarah: 64)

Juga firmanNya:

وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ لَاتَّبَعْتُمُ الشَّيْطَانَ إِلَّا قَلِيلًا

“Sekiranya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kalian, niscaya kalian akan mengikuti setan, kecuali sebagian kecil saja.” (QS An-Nisa: 83)

Dan firmanNya:

وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكَ وَرَحْمَتُهُ لَهَمَّتْ طَائِفَةٌ مِنْهُمْ أَنْ يُضِلُّوكَ وَمَا يُضِلُّونَ إِلَّا أَنْفُسَهُمْ وَمَا يَضُرُّونَكَ مِنْ شَيْءٍ وَأَنْزَلَ اللَّهُ عَلَيْكَ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَعَلَّمَكَ مَا لَمْ تَكُنْ تَعْلَمُ وَكَانَ فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكَ عَظِيمًا

“Sekiranya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu, niscaya segolongan dari mereka berkeinginan untuk menyesatkanmu. Mereka tidak menyesatkan kecuali diri mereka sendiri dan tidak membahayakanmu sedikit pun. Dan Allah telah menurunkan kepadamu Al-Kitab dan hikmah serta mengajarkan kepadamu apa yang belum kamu ketahui. Dan karunia Allah kepadamu sangat besar.” (QS An-Nisa: 113)

Juga firmanNya:

وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ وَأَنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ حَكِيمٌ

“Sekiranya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kalian, dan bahwa Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Bijaksana.” (QS An-Nur: 10)

Dan firmanNya:

﴿وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ لَمَسَّكُمْ فِي مَا أَفَضْتُمْ فِيهِ عَذَابٌ عَظِيمٌ

“Sekiranya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kalian di dunia dan di akhirat, niscaya kalian akan ditimpa azab yang besar atas apa yang kalian perbincangkan itu.” (QS An-Nur: 14)

Juga firmanNya 

وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ وَأَنَّ اللَّهَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

“Sekiranya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kalian, dan bahwa Allah Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.” (QS An-Nur: 20)

Dan firmanNya:

﴿وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ مَا زَكَى مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ أَبَدًا وَلَكِنَّ اللَّهَ يُزَكِّي مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

“Sekiranya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kalian, tidak ada seorang pun dari kalian yang bersih (dari dosa) selamanya. Akan tetapi Allah membersihkan siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS An-Nur: 21)

Maka dengan semua itu, pantaslah seorang muslim bergembira. Allah Ta‘ala berfirman:

قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ

“Katakanlah: Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, maka dengan itu hendaklah mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan.” (QS Yunus: 58)

Setiap kebaikan yang didapatkan dan setiap keburukan yang dihindarkan, semuanya berasal dari karunia Allah dan rahmat-Nya kepada hamba-Nya yang beriman.

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk diriku dan saudara-saudaraku kaum muslimin dari karunia-Mu dan rahmat-Mu; karena tidak ada yang memilikinya kecuali Engkau.

 

Ditulis oleh Syaikh Dr. Badr Al ‘Utaibi, hafidzhohullohu

Diterjemahkan oleh Ustadz : Amrullah Akadhinta hafidzhohullohu

Sumber: https://x.com/i/status/2028404283855528316

Ustadz Amrullah Akadhinta ST

Beliau adalah Alumni S1 Teknik Sipil UGM, Alumni Ma'had Al-'Ilmi, | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial sebagai Pengasuh Twitulama. Ketua Yayasan Bimbingan Islam. Sekretaris KIPMI. Pembina Yayasan Muslim Merapi
Back to top button