Bagaimana Menghadapi Sepupu (Bukan Mahram) Autis yang Selalu Mengajak bersalaman?

Bagaimana Menghadapi Sepupu (Bukan Mahram) Autis yang Selalu Mengajak Bersalaman?
Pertanyaan :
بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Afwan Ustadz ijin bertanya,
Teman saya punya sepupu autis. Sepupunya itu selalu memaksa bersalaman kepada teman saya, sedangkan sepupu itu kan bukan mahram. Jadi bagaimana? Sedangkan kalau menolak bersalaman dengannya, dia suka mengamuk.
جزاكم الله خيرا وبارك الله فيكم
(Disampaikan oleh Fulanah, Sahabat BiAS T09 G-28)
Jawaban :
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
بِسْـمِ اللّهِ
Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du
Banyak dalil yang melarang berjabat tangan antara laki – laki dan wanita, diantaranya sabda rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam :
لأن يطعن في رأس أحدكم بمخيط من حديد خير له من أن يمس امرأة لا تحل له
“Ditusukanya kepala seseorang diantara kalian jauh lebih baik daripada dia menyentuh yang bukan mahromnya”
Maka hendaknya teman anti berusaha sebisa mungkin untuk menghindari sepupunya tersebut, namun apabila bertemu dan terpaksa berjabat tangan untuk menghindari mudhorat yang lebih besar yang bisa mencelakakan dirinya, maka hendaklah dia perkecil kemudhoratan. Misalkan dengan memakai sarung tangan, sembari tetap berusaha mencari jalan untuk bisa menghindari perbuatan tersebut, seperti berbicara dengan orang tuanya yang mungkin bisa memberikan penjelasan tersebut kepada sepupunya.
Wallahu a’lam
Wabillahit taufiq
Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله
Selasa, 06 Dzulqodah 1440 H/ 09 Juli 2019 M
Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى klik disini