IbadahKonsultasi

Menggabungkan Ketaatan Dengan Kemaksiatan

Menggabungkan Ketaatan Dengan Kemaksiatan

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang Menggabungkan Ketaatan Dengan Kemaksiatan, selamat membaca.


Pertanyaan:

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

    Nama saya rizky asal perbaungan. Saya adalah seorang mahasiswa jurusan manajemen informatika di Kampus Lubuk Pakam. Saya ingin bertanya apakah boleh membaca Al-Quran sambil menonton tv atau dihadapan tv yang hidup agar tidak ketinggalan film yang disukai?

    جزاك اللهُ خيراً

    Jawaban:

    وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
    بِسْـمِ اللّهِ

    Alhamdulillāh
    Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

    Akhi Rizky, semoga Allah Ta’ala senantiasa memberikan hidayah dan menjaga diri antum.

    Terkait pertanyaan antum, maka hal Pertama yang seharusnya antum ketahui, acara tv atau program tv dan film seringkali menampilkan perkara perkara yang Allah haramkan; baik itu aurat, kemungkaran, kesyirikan, ikhtilat campur baur antara laki-laki dan perempuan.

    Dan acara tersebut juga memperdengarkan apa apa yang Allah haramkan; baik itu musik, umpatan, cacian, makian atau gosip, sehingga bisa dikatakan menontonnya bisa jadi termasuk ke dalam sesuatu yang dilarang oleh syariat, dimana seorang muslim seharusnya lebih menjaga diri darinya dan menghindarkan diri darinya.

    Kedua, mustahil sebuah kemaksiatan disatukan dengan ketaatan. Faidah apa yang akan kita peroleh dengan perbuatan itu? Sangat sulit Al-Quran dan musik berada di hati seorang hamba yang bertakwa dan berusaha dekat dengan Al-Quran. Terlebih jika kita ingin menghafalkannya, mendalami, dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah Rahimahullah menjelaskan bahwa Al-Quran dan musik tidak akan bersatu. Beliau Rahimahullah berkata,

    حُبُّ الْكِتَابِ وَحُبُّ أَلْحَانِ الْغِنَاءِ … فِي قَلْبِ عَبْدٍ لَيْسَ يَجْتَمِعَانِ

    “Cinta Al-Quran dan cinta melodi nyanyian … tidak akan berkumpul di hati seorang hamba” (Nuniyyah Ibnul Qayyim hal. 368).

    Sehingga jika antum memang belum bisa meninggalkan tontonan tersebut, ada baiknya untuk tidak menggabungkan dua kegiatan tersebut dalam satu waktu.

    Semoga Allah Ta’ala senantiasa memberikan petunjuk dan hidayahnya kepada kita semua.

    Dijawab dengan ringkas oleh: 
    Ustadz Muhammad Idris, Lc. حافظه الله

    Back to top button