Siapakah Malaikat Yang Meniupkan Ruh Ke Janin Dalam Islam?

Bismillah, walhamdulillah, was-shalatu was-salamu ‘ala Rasulillah.
Proses penciptaan manusia di dalam rahim adalah salah satu tanda kebesaran Allah yang sangat mengagumkan. Di sana, terjadi interaksi antara takdir Ilahi dengan tugas para malaikat. Mengenai sosok malaikat yang diutus untuk meniupkan ruh, berikut adalah penjelasan berdasarkan dalil-dalil syar’i dan keterangan para ulama:
Dalil Mengenai Utusan Malaikat ke Rahim
Dalam hadis masyhur dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ menjelaskan tahapan perkembangan janin (40 hari nutfah, 40 hari ‘alaqah, dan 40 hari mudghah). Beliau kemudian bersabda:
ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ الْمَلَكُ فَيَنْفُخُ فِيهِ الرُّوحَ
“Kemudian diutuslah kepadanya seorang malaikat, lalu malaikat tersebut meniupkan ruh kepadanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Hadis ini menyebutkan “Al-Malak” (sang malaikat) dalam bentuk tunggal dan menggunakan alif-lam (ma’rifah), yang menunjukkan bahwa ada malaikat tertentu yang memang ditugaskan untuk urusan rahim.
Apakah Malaikat Tersebut adalah Jibril?
Berdasarkan Fatwa Islam yang dilansir dari laman Islamweb (Fatwa no. 169671), tidak ada dalil tegas yang menyebutkan bahwa malaikat peniup ruh adalah Jibril ‘alaihissalam.
Meskipun Malaikat Jibril adalah pemimpin para malaikat dan pernah diutus Allah untuk meniupkan ruh ke rahim Maryam (ibunda Nabi Isa ‘alaihissalam), namun untuk manusia secara umum, para ulama menjelaskan bahwa adanya malaikat yang ditugaskan untuk meniupkan ruh janin ke rahim, tanpa diketahui namanya.
Fatwa tersebut menyatakan:
ولم نقف على اسم هذا الملك في شيء من نصوص الوحي ومثل هذا لا يقال فيه بالرأي.
“Kami tidak menemukan penyebutan nama malaikat ini di dalam satu pun nash (teks) wahyu, dan perkara seperti ini tidak boleh ditetapkan berdasarkan pendapat (rasio) semata.” (https://www.islamweb.net/ar/fatwa/169671/%D9%87%..)
Malaikat Khusus Penjaga Rahim
Para ulama menyebutkan bahwa Allah memiliki malaikat-malaikat yang memiliki tugas spesifik. Ada malaikat pemikul ‘Arsy, malaikat pencabut nyawa, malaikat penjaga gunung, dan ada pula malaikat yang khusus ditugaskan mengurus janin di dalam rahim. Diantara malaikat Itu ada yang disebutkan namanya seperti malaikat peniup sangkakala hari kebangkitan; Isrofil, ada yang tidak disebutkan namanya seperti malaikat peniup ruh janin. Sebagai seorang muslim, kita mengimani apa adanya sesuai yang dijelaskan oleh dail tanpa menambah atau mengurangi, sebagaimana disinggung pada fatwa di atas.
Tugas malaikat ini tidak hanya meniupkan ruh, tetapi juga menjalankan perintah Allah untuk mencatat empat perkara bagi si janin: rezekinya, ajalnya, amalnya, serta apakah ia termasuk orang yang celaka atau bahagia. Sebagaimana sabda Nabi:
ثم يبعث إليه الملك فيؤذن بأربع كلمات فيكتب رزقه وأجله وعمله وشقي أم سعيد ثم ينفخ فيه الروح
“…lalu diutuslah malaikat kepadanya, lalu diperintahkan (kepada malaikat tersebut) untuk menuliskan empat kalimat (ketetapan): Ditulislah rezekinya, ajal (batas umurnya), amalnya, dan apakah ia termasuk orang yang celaka atau orang yang bahagia. Kemudian ditiupkanlah ruh ke dalamnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Jika kita renungkan, hadis ini sangat berkaitan dengan ketenangan hati. Jika seseorang meyakini bahwa rezeki dan ajalnya sudah ditetapkan oleh Allah bahkan sebelum ia lahir, maka ia akan lebih mudah mengelola emosinya dan tidak terlalu khawatir berlebihan terhadap urusan dunia.
Hikmah di Balik Tugas Ini
Kehadiran malaikat di dalam rahim menunjukkan betapa mulianya penciptaan manusia. Sejak masih berupa gumpalan daging di tempat yang gelap dan sempit, Allah telah memberikan perhatian khusus dengan mengutus hamba-Nya yang mulia (malaikat) untuk mengawal kehidupan baru tersebut.
Ringkasan Penjelasan
| Pertanyaan | Jawaban Berdasarkan Dalil |
| Kapan ruh ditiupkan? | Setelah melewati 3 fase 40 hari (total 120 hari/4 bulan). |
| Siapa malaikatnya? | Tidak ada dalil yang menjelaskan namanya, yang ada adalah dalil menyebutkan adanya Malaikat khusus yang ditugaskan menjaga rahim (Al-Malak al-Muwakkal bi al-Rahm). |
| Apakah itu Jibril? | Tidak ada dalil shahih yang mendukung bahwa itu adalah Jibril. |
| Apa tugas lainnya? | Mencatat rezeki, ajal, amal, dan nasib akhir (celaka/bahagia). |
Kesimpulan
Malaikat yang meniupkan ruh ke dalam janin adalah malaikat khusus yang ditugaskan Allah untuk menjaga dan mengurus urusan rahim. Meskipun identitas namanya tidak disebutkan secara spesifik dalam hadis-hadis shahih sebagaimana Jibril atau Mikail, keimanan kita cukup meyakini keberadaan dan tugas mulia yang ia emban sesuai perintah Allah Ta’ala.
Merenungi proses peniupan ruh ini seharusnya menambah rasa syukur kita, bahwa sebelum kita melihat dunia, Allah telah mengutus malaikat-Nya untuk memastikan hak-hak hidup kita terjaga. Sudahkah kita menggunakan ruh yang ditiupkan ini untuk taat kepada-Nya?
Wallahu Ta’ala A’lam.
Ditulis Oleh: Ustadz Ahmad Anshori, Lc. M.Pd.