Sholat Jenazah di Masjid yang Terdapat Kuburan

Para pembaca Bimbinganislam.com yang mencintai Allah ta’ala berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang sholat jenazah di masjid yang terdapat kuburan.

selamat membaca.


Pertanyaan :

بسم اللّه الرحمن الر حيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Semoga ustadz selalu di berikan kesehatan oleh Allah azza wa jalla, aamiin.

Afwan salah satu member bias ada yang bertanya ustadz. Bolehkah kita sholat jenazah di masjid yang ada kuburannya dan menghadap kuburan?

(Disampaikan oleh member Grup BiAS).


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du.

Hukumnya Tidak boleh

Hukumnya tidak boleh karena dalam hadits disebutkan Nabi melaknat orang-orang yang menjadikan kuburan sebagai masjid.

Baca Juga:  Memisahkan Diri dari Jamaah Ketika Imam Tidak Thuma'ninah

Konsekuensi laknat adalah perbuatan melakukan sholat di kuburan atau masjid yang ada kuburannya adalah terlarang.

Larangan sholat ini umum termasuk sholat jenazah sebagaimana disebutkan di dalam fatwa Syaikh Muhammad Farkus Al Jazairi sebagai berikut,

في حديث أنس بن مالك رضي الله عنه:” أنّ النبي صلى الله عليه وسلم نهى أن يصلى على الجنائز بين القبور”(٧) هذه الأحاديث يشمل عموم النهي فيها جنس الصلاة سواء كان فرضا، أداء كانت أو قضاء، أو نفلا، مطلقا كان أو مقيدا، كما تعمّ الصلاة على الميت

“Dalam hadits Anas bin Malik radhiyallahu anhu bahwa Nabi shalallahu alaihi wa sallam melarang mensholati jenazah diantara kubur-kubur.

Hadits ini mencakup larangan dari seluruh jenis shalat. Baik itu shalat wajib dengan niat melakukan atau niat mengqadha. Baik itu shalat sunnah yang mutlak maupun muqayyad termasuk juga shalat terhadap mayit.”

(Fatawa Syaikh Muhammad Ali Farkus no.73).

Baca Juga:  Tidak Jadi Ibadah Karena Merasa Niat Belum Ikhlas, Apakah Boleh?

Wallahu a’lam.

 

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Abul Aswad Al Bayati حفظه الله
Jumat, 19 Sya’ban 1442 H/ 2 April 2021 M



Ustadz Abul Aswad Al-Bayati, BA.
Dewan konsultasi Bimbingan Islam (BIAS), alumni MEDIU, dai asal klaten
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Abul Aswad Al-Bayati حفظه الله  
klik disini