Ya Rabb, Kami Memohon Petunjuk, Ketakwaan, Kesucian Diri, Dan Kekayaan Hati
“Diri ini Rapuh dan butuh pertolonganmu”
Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata,
أنَّ النبيَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يقول : (( اللَّهُمَّ إنِّي أسْألُكَ الهُدَى ، والتُّقَى ، والعَفَافَ ، والغِنَى
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membaca do’a: “Allahumma inni as-alukal huda wat tuqo wal ‘afaf wal ghina”.” (HR. Muslim no. 2721)
Faedah hadits:
Pertama: Yang dimaksud dengan “al huda” adalah petunjuk dalam ilmu dan amal. Yang dimaksud “al ‘afaf” adalah dijauhkan dari yang tidak halal dan menahan diri darinya. Yang dimaksud “al ghina” adalah kaya hati, yaitu hati yang selalu merasa cukup dan tidak butuh pada harta yang ada di tangan orang lain.
An Nawawi –rahimahullah- mengatakan, “ ’Afaf dan ‘iffah bermakna menjauhkan dan menahan diri dari hal yang tidak diperbolehkan. Sedangkan al ghina adalah hati yang selalu merasa cukup dan tidak butuh pada apa yang ada di sisi manusia.” (Syarh Muslim, 17/41)
Referensi:
===================
Dukung Bimbingan Islam Dengan Follow Semua Akun Official Kami :
Instagram : @bimbingan_islam
Facebook : Bimbingan Islam
Twitter : bimbingan_islam
Telegram : http://t.me/tausiyahbimbinganislam
Whatsapp Community : https://bimbinganislam.com/bias-community
Youtube : Bias TV