Penyaluran Wakaf ke Pondok Pesantren Markiz Daarul Qur’an Was Sunnah Lipatkain

Penyaluran Wakaf ke Pondok Pesantren Markiz Daarul Qur’an Was Sunnah Lipatkain

PEDULI SAHABAT BIAS “Alhamdulillah berkat rahmat dan izin Allah Subhanahu wa ta’ala, pada hari Jum’at , 04 Jumadal Akhir 1438 H / 03 Maret 2017, Tim Peduli Sahabat BIAS dapat menyelesaikan laporan kunjungan ke Pondok Pesantren Markiz Daarul Qur’an Was Sunnah Lipatkain di JL. Pembangunan Rt 2/Rw2, kel. Lipatkain utara, kec. Kampar kiri. Pondok Pesantren tersebut dipimpin oleh Ustadz Firdaus (31 Tahun), beliau tinggal bersama isterinya Yetilaini (30 Tahun) dan dikaruniai 2 orang anak yakni :

1. Muhammad Al Fatih
2. Shalih Al Fauzan

Suasana di Pondok Markiz tenang, damai dan penuh kekeluargaan. Para santri yang mondok bukan hanya gratis uang spp tapi juga gratis untuk makan. Sungguh tak dapat kita bayangkan kondisi dapur yang terbuka seperti itu, bila hujan turun niscaya sangat licin tanahnya. Namun sedikitpun mereka tidak mengeluhkan hal itu. Sikap tawadhuk yang luar biasa. Memang di Pondok Markiz tidak ada ijazah formal, program pendidikan selama 21 tahun atau sesuai kemampuan santri. Semua santri rata-rata dari kalangan ekonomi lemah hingga usianya juga bervariasi dari usia 7 tahun hingga 20 tahun. Para gurunya juga tidak pernah diberi honor tetap hanya seadanya saja itupun belum tentu tiap bulan. Pernah suatu hari Ustadz Firdaus mengumpulkan para guru (yang notabenenya mereka adalah santri beliau juga yang sudah dianggap lulus), Ustadz Firdaus mengatakan akan memberi mereka mukafa’ah (upah) meskipun Ustadz Firdaus juga bingung dari mana sumber dananya. Tiada disangka para guru itu menangis seorang demi seorang hingga akhirnya mereka semuanya menangis. Selain itu mereka menegaskan tidak mengharapkan honor bila keadaan pondok saja masih kekurangan. Padahal diantara mereka ada beberapa yang sudah berkeluarga….Masya Allah…

Di Pondok Markiz, mushollah adalah satu-satunya bangunan permanen yang merupakan bantuan dari Madinah via Ustadz Abu Zubair… Walhamdulillaah… Para santri juga beternak kambing untuk menambah penghasilan Pondok dan mencari ikan di sungai dengan jala yang disulam oleh mereka sendiri. Ustadz Firdaus hanya mengatakan kebutuhan yang paling mendesak adalah masalah pembebasan lahan seluas 3000 m persegi yang harus diberi DP sejumlah 35 juta. Selain itu Pondok Markiz juga masih mempunyai hutang bangunan sebanyak 80 juta… Allahul Musta’an…

Berdasarkan laporan verifikasi lapangan tersebut dapat dirumuskan masalah yang dihadapi adalah :
1. Kekurangan lahan untuk ponpes (sebahagian lokasi ponpes masih numpang)
2. Tidak ada/ belum adanya perumahan guru.
3. Belum ada dapur untuk santriwan.
4. Kurangnya donatur tetap untuk kelangsungan pendidikan islam gratis… Pondok Markiz adalah satu-satunya Pondok sunnah di Lipat Kain…

Tim Peduli Sahabat BIAS bertindak cepat untuk segera menyampaikan hasil verifikasi lapangan tersebut ke Dewan Pelaksana CS, alhamdulillah setelah melalui pembahasan di tingkat pimpinan maka Dewan Pelaksana CS menyetujui untuk membantu menyalurkan dana Wakaf sebesar Rp 52.695.000,-. Semoga donasi wakaf tersebut bermanfaat dan dapat dipergunakan sebagaimana kebutuhan Pondok Markiz. Kami menghaturkan terima kasih kepada para muhsinin Yayasan Cinta Sedekah dan Bimbingan Islam, jazakumullah khairan semoga menjadi timbangan amal kebaikan kelak di akhirat..aamiin.”

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
? Salurkan DONASI TERBAIK Anda Melalui
| Bank Mandiri Cab. Cibubur | No. Rek : 167-000-166-6725 | kode Bank : 008 | A.N : Yayasan Cinta Sedekah
? Konfirmasi Transfer : KONFIRMASI DI SINI
CATEGORIES
Share This

COMMENTS