Nembak Ikhwan Berujung Depresi Karena Terkesan Direndahkan
Nembak Ikhwan Berujung Depresi Karena Terkesan Direndahkan
Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang Nembak Ikhwan Berujung Depresi Karena Terkesan Direndahkan, selamat membaca.
Pertanyaan:
بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Semoga Allah selalu menjaga ustadz dan keluarga. Aamiin. afwan ana ingin cerita dan minta nasehatnya ustadz. Qadarullaah ana pernah menembak ikhwan dulu ibu ana udah ngasih restu untuk nikah, nah ana nembak salah 1 Ustadz jomblo.
Respon beliau bikin ana sakit hati ustadz, kurang lebihnya kayak gini : anti punya apa saja? banyak akhwat yang mau dengan ana ini, ada yang hafal 30 juz, ada yang tajir. Trus ada yang mahir bahasa arab. Ada yang cantik putih kaya dan mondok.
Bahkan ada 10 CV ana tolak. Ana ingin cari istri yang sekufu dengan ana. Anti turunkan standar kriteria anti, rata-rata temen ana juga ingin istri yang sekufu yang sama-sama background kuliahnya. Ana berasa depresi ustadz baca chat sperti itu. Dan bahkan ana klo ingat-ingat, chat serperti itu bikin ana menangis ustadz.
Padahal ana nembak beliau itu juga ana menerima kekurangan dia ustadz, bukan semata-mata karena kelebihannya saja ustadz.
جزاك اللهُ خيراً
(Ditanyakan Oleh Santri Mahad Bimbingan Islam)
Jawaban:
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
بِسْـمِ اللّهِ
Alhamdulillāh
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
Hidup harus berlanjut dengan kebaikan dan ketaatan, jangan hiraukan omongan orang-orang. Rasul Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam yang mulia tatkala membawa risalah kenabian, berdakwah untuk beribadah kepada Allah Ta’ala saja, bukan lainnya masih dikatakan sebagai tukang sihir, gila, pembaca dongeng dan Syair (semacam puisi), pendusta.
Apa beliau berhenti dari dakwah karena itu dan menjadi gila? tidak. Beliau lanjut berdakwah dan hanya berharap pahala dan balasan terbaik kepada Allah Ta’ala Yang Maha Pemurah.
Nikmat yang Allah Karuniakan Sangat Banyak Tidak Terhingga
Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala atas segala nikmat yang tidak terhingga. Kalau kita mau hitung nikmat-nikmat Allah, maka kita tidak akan bisa dan tidak akan mampu menghitungnya.
Allah Ta’ala berfirman,
وَآتَاكُمْ مِنْ كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ ۚ وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَتَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا ۗ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ
“Dan Dia telah memberikan kepadamu segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak dapat menghitungnya. Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).” (QS. Ibrahim/14:34)
Kalau kita bandingkan antara nikmat-nikmat Allah yang kita peroleh dengan musibah, pasti yang banyak adalah nikmat. Adapun musibah hanya sebentar tidak lama.
Alhamdulillah segala puji bagi Allah atas segala nikmat yang Allah karuniakan kepada seluruh makhluk-Nya.
Alhamdulillah segala puji bagi Allah atas semua nikmat yang Allah karuniakan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman dan taat kepada-Nya.
Nikmat Allah yang Allah karuniakan kepada kita sangatlah banyak tidak terhingga. Semua yang ada pada kita, yang kita peroleh dan nikmati, dan yang diperoleh dan dinikmati oleh seluruh makhluk, semua datangnya dari Allah Rabbul ‘Aalamiin. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
وَمَا بِكُمْ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ اللَّهِ ۖ ثُمَّ إِذَا مَسَّكُمُ الضُّرُّ فَإِلَيْهِ تَجْأَرُونَ
“Dan segala nikmat yang ada padamu (datangnya) dari Allah, kemudian apabila kamu ditimpa kesengsaraan, maka kepada-Nyalah kamu meminta pertolongan.” (QS. An-Nahl/16: 53). (Dinukil dari nasihat Ustadz. Yazid Al Jawas).
Jodoh itu rahasia Allah Ta’ala,
Kalau melamar misalkan ditolak, sangat mungkin sekali dia bukan yang baik untuk anda, karena itu lupakan dan lanjutkan dalam urusan kebaikan dan kebajikan lainnya.
Mohon pertolongan kepada Allah Ta’ala agar melupakan kata-kata/tulisan yang buruk tersebut. Ingatlah masih banyak ibadah dan aktivitas lainnya yang bermanfaat untuk anda dengan pahala berlimpah dari sekadar memikirkan kata-kata dan tulisan yang hanya akan melukai hati saja. Lupakan semua itu, dan anda berhak untuk bahagia. Semoga Allah Ta’ala memberikan taufiq.
Wallahu Ta’ala A’lam.
Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Fadly Gugul, S.Ag. حافظه الله