Mencium Tangan Suami Setelah Sholat Berjama’ah

Mencium Tangan Suami Setelah Sholat Berjama’ah

Pertanyaan :

السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Apa hukum istri mencium tangan suami setelah sholat berjama’ah di rumah ? (Sholat sunnah dan ata wajib).

Dan apa maksud meletakan tangan ke dada setelah salaman..? (antar ikhwan, umumnya)

جَزَاك اللهُ خَيْرًا

(Dari Rizki Ferdiansyah Soki Di Tangerang Anggota Grup WA Bimbingan Islam BIAS N05 G14).

Jawaban :

وعليكم السلام ورحمة الله وبر كاته

Hukum asal seorang istri mencium tangan suaminya diperbolehkan, namun menjadikannnya sebagai sebuah kebiasaan setiap kali selesai shalat hendaknya dihindari. Demikian pula ritual salam-salaman setelah selesai shalat juga tidak ada contoh pengamalannya dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam serta para sahabat radhiyallahu ‘anhu.

Diantara dalil yang menunjukkan bolehnya seorang wanita mencium tangan suami ialah sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam :

لَا يَصْلُحُ لِبَشَرٍ أَنْ يَسْجُدَ لِبَشَرٍ ، وَلَوْ صَلَحَ لِبَشَرٍ أَنْ يَسْجُدَ لِبَشَرٍ ، لَأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا، مِنْ عِظَمِ حَقِّهِ عَلَيْهَا

“Tidak boleh manusia bersujud kepada manusia lainnya. Seandainya manusia diperbolehkn bersujud kepada manusia lainnya niscaya aku akan memerintahkan wanita untuk bersujud kepada suaminya dikarenakan besarnya hak suami pada istri”. (HR Ahmad : 12614 dishahihkan oleh Imam Al-Albani dalam Shahihul Jami’ : 7725).

Disebutkan dalam Fatwa Islam No : 28906

فلا مانع من تقبيل المرأة يد زوجها، وذلك من حسن العشرة، وهي مأجورة على فعلها سواء كان الدافع لها على تقبيل يد زوجها الطاعة أم الشهوة والله أعلم.

“Tidak mengapa seorang wanita mencium tangan suaminya, dan itu termasuk pergaulan yang baik. Dan ia diberikan pahala atasnya baik faktor yang mendorong untuk melakukannya karena faktor ketaatan maupun faktor syahwat, dan hanya Allah saja yang Maha Mengetahui”.

Adapun jika mencium tangan suami ini selalu dilakukan setiap kali selesai shalat maka hendaknya dihindari karena bisa menyebabkan seseorang melakukan perbuatan bid’ah/mengada-ada di dalam syariat islam. Yang disyariatkan bagi seseorang setiap kali selesai shalat ialah berdzikir kepada Allah.

Adapun meletakkan tagan ke dada setiap kali selesai salaman kami juga tidak mengetahui maksud di balik perbuatan tersebut tidak pula mengetahui dalil yang mendasarinya wallahu a’lam.
Konsultasi Bimbingan Islam
Ustadz Abul Aswad Al Bayati

CATEGORIES
Share This

COMMENTS