Kajian Ummahat Aishah Yogyakarta

Kajian Ummahat Aishah Yogyakarta

Aishah (akademi sholihah) kembali menggelar kajian rutin tiap pekan di hari sabtu, setelah sebelumnya mengadakan kajian dauroh. Kajian ini dilaksanakan di masjid al Inayah Iromejan Gondokusuman Yogyakarta acara ini dihadiri oleh banyak ummahat atau akhwat yang tinggal di sekitar Yogyakarta yang setiap pekan nya dihadiri 30~60 jamaah dengan anggota 200 jamaah di grup aishah.

Acara dimulai pukul 08:30 sampai pukul 10:00 dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pemateri kajian kali ini bersama ustadz Rosyid Abu Rosyidah dengan membahas tema pahlawan keuangan keluarga.

Ada beberapa poin yang beliau sampaikan selama kajian berlangsung diantara nya 3 jenis mahar yang di syariatkan.

1. Mahar berupa harta (QS. Annisa ayat 24)

Mahar adalah syarat sah dalam pernikahan maka harus dilakukan dengan ikhlas dan ridho karena mahar merupakan bentuk kesungguhan dari laki laki kepada wanita yang akan dinikahi.

Di sebutkan dalam riwayat imam al bazaar , al baihaqi dan al hakim
ketika abu hurairah meriwayatkan hadits ini siapa saja yang memberikan mahar kepada istri hendak nya dilakukan dengan ikhlas sedang allah tahu setiap isi hati, karena sebetulnya laki laki tersebut tidak ikhlas dalam memberikan mahar itu kepada wanita sedang allah maha mengetahui. Karena niatnya hanya ingin menghalalkan kemaluan dari wanita tersebut untuk dirinya.ketika mahar diberikan tidak ikhlas maka akan berjumpa di hari akhir kelak dengan predikat sebagai pezina. Naudzubillah semoga kita dijauhkan dari nya.

2. Sesuatu yang dapat diambil manfaatnya /jasa

Seperti yang terjadi di zaman para nabi tercantum dalam surat al qasas ayat 27

“berkatalah syuaib; aku akan menikahkan engkau dengan salah seorang dari kedua anak perempuanku ini dengan ketentuan bahwa engkau bekerja padaku selama 8 tahun dan jika engkau sempurnakan 10 tahun maka itu adalah suatu kebaikan darimu dan aku tidak bermaksud memberatkan engkau insya allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang baik.”

3. Bentuk mahar yang manfaatnya kembali kepada wanita

Contoh dari nabi shallallahu alaihi wassalam yang menikahi sofiah diriwayat kan dari hadits bukhori melalui sahabat anas bin malik bahwasanya rasullallah shalallahu alaihi wassalam memerdekakan sofiah binti huyai kemudian menikahinya  dan kemerdekaan nya sebagai mahar. Inilah manfaat yang kembali kepada wanita sebagai bentuk mahar.

Itulah beberapa point yang ustad sampaikan dalam kajian tersebut.

Kajian mendatang insya allah  akan dilaksanakan di pekan dan tempat yang sama. Kajian ini di selenggarakan oleh takmir masjid al Inayah dan bekerjasama dengan BIAS(Bimbingan Islam). (huda)

Gondokusuman,7 oktober 2017

CATEGORIES
Share This

COMMENTS