Manhaj

Bagaimana Jika Khatib Masjid Menyeru Kepada Kebidahan

Bagaimana Jika Khatib Masjid Menyeru Kepada Kebidahan

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan: Bagaimana Jika Khatib Masjid Menyeru Kepada Kebidahan. Selamat membaca.


Pertanyaan:

Bismillaah…

Ustadz, kita tahu bahwa mendengarkan khutbah jum’at hukumnya wajib. Namun bagaimana kalau di dalam khutbah Jum’at tersebut sang khatib menyampaikan sesuatu yang bertentangan dengan al qur’an dan sunnah atau mengajak manusia untuk mengamalkan amalan-amalan bid’ah…?

Mohon jawabannya ustadz.

Baarakallaahu fiik…


Jawaban:

Masalah serupa pernah ditanyakan pada website fatwa islamqa.info asuhan Syaikh Muhammad Solih al-Munajjid, yang mana kesimpulan dari jawaban di web tersebut dikatakan:

أنه إن أمكنكم الذهاب لمسجد لا تقام فيه بدعة ، ولا يدعو خطيبه لضلالة : فحسنٌ تفعلون ، وإن لم يمكنكم ذلك ، أو لم يكن عندكم مسجد آخر : فلا يجوز لكم ترك الجمع والجماعات لأجل ما ذكرتم ، وعليكم الاجتهاد في النصح والدعوة إلى الله ، والحرص على التلطف ، والأسلوب الحسن في دعوة الناس

“Bahwasannya, jika memungkinkan bagi anda untuk pergi ke masjid lain yang tidak melakukan kebidahan, juga khatibnya tidak menyeru kepada kesesatan, maka yang demikian bagus bagi anda. Namun jika hal tersebut tidak memungkinkan, atau tidak ada masjid lainnya, tidak boleh bagi anda untuk meninggalkan solat jumat dan solat jamaah seperti yang anda sebutkan (penanya), dan bersunggug-sungguhlah untuk memberi nasihat dan mendakwahi mereka, dan mengupayakan berlemah lembut dan memakai metode yang baik dalam mendakwahi”.

Lihat: https://islamqa.info/ar/answers/122339/%D9%83%D9%8A%D9%81-%D9%8A%D8%AA%D8%B5%D8%B1%D9%81-%D9%85%D9%86-%D8%A7%D8%B3%D8%AA%D9%85%D8%B9-%D9%84%D8%AE%D8%B7%D9%8A%D8%A8-%D8%AF%D8%B9%D8%A7-%D8%A7%D9%84%D9%89-%D8%B6%D9%84%D8%A7%D9%84%D8%A9-%D8%A7%D9%88-%D9%82%D8%B1%D8%B1-%D8%A8%D8%AF%D8%B9%D8%A9

Jadi, jika anda memiliki kemampuan untuk menasihati, mendakwahi dan meluruskan khatib tersebut, juga jamaah yang ada, maka berusahalah meluruskan pemahaman dengan cara yang baik.

Namun jika anda tidak memiliki kemampuan untuk mendakwahi dan meluruskan, dan ada pilihan masjid lain untuk beribadah, masjid lain dengan khatib yang pemahamannya lurus, maka lebih baik anda pindah ke masjid tersebut.

Adapun jika tidak ada masjid lain, alias di masjid lain sama saja, berarti anda dituntut bersabar, berupaya menuntut ilmu, agar ke depan bisa memberi masukan dan meluruskan kesalahan dari para khatib & penceramah.

Wallahu a’lam.

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Setiawan Tugiyono, M.H.I حفظه الله

Senin, 26 Shafar 1443 H/ 4 Oktober 2021 M



Ustadz Setiawan Tugiyono, M.H.I حفظه الله
Beliau adalah Alumnus S1 Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta dan S2 Hukum Islam di Universitas Muhammadiyah Surakarta
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Setiawan Tugiyono, M.H.I حفظه الله  
klik disini

Baca Juga :  Apakah Indonesia Bukan Negara Islam ?

Ustadz Setiawan Tugiyono, Lc., M.HI

Beliau adalah Alumni D2 Mahad Aly bin Abi Thalib Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Bahasa Arab 2010 - 2012 , S1 LIPIA Jakarta Syariah 2012 - 2017, S2 Universitas Muhammadiyah Surakarta Hukum Islam 2018 - 2020 | Bidang khusus Keilmuan yang pernah diikuti beliau adalah, Dauroh Masyayikh Ummul Quro Mekkah di PP Riyadush-shalihin Banten, Daurah Syaikh Ali Hasan Al-Halaby, Syaikh Musa Alu Nasr, Syaikh Ziyad, Dauroh-dauroh lain dengan beberapa masyayikh yaman dll | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Belajar bersama dengan kawan-kawan di kampuz jalanan Bantul

Related Articles

Back to top button