Faedah Hadist

Fawaid Hadist #190| “Jika Harus Duduk di Tepi Jalan”

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الخُدْرِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ، قَالَ: «إِيَّاكُمْ وَالجُلُوسَ فِي الطُّرُقَاتِ!» فَقَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ، مَا لَنَا مِنْ مَجَالِسِنَا بُدٌّ، نَتَحَدَّثُ فِيهَا. فَقَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: «فَإِذَا أَبَيْتُمْ إِلَّا المَجْلِسَ، فَأَعْطُوا الطَّرِيقَ حَقَّهُ». قَالُوا: وَمَا حَقُّ الطَّرِيقِ يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ: «غَضُّ البَصَرِ، وَكَفُّ الأَذَى، وَرَدُّ السَّلَامِ، وَالأَمْرُ بِالمَعْرُوفِ، وَالنَّهْيُ عَنِ المُنْكَرِ». [متفق عليه. البخاري (6229)، ومسلم (2121/114)] 

Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda: “Jauhilah duduk-duduk di jalan!” Para sahabat berkata: “Wahai Rasulullah, kami tidak bisa meninggalkan majelis-majelis kami, kami biasa berbincang di sana.” Rasulullah ﷺ bersabda: “Jika kalian memang harus duduk, maka tunaikanlah hak jalan itu.” Mereka bertanya: “Apa hak jalan itu, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Menundukkan pandangan, tidak mengganggu orang lain, menjawab salam, memerintahkan yang baik, dan melarang yang mungkar.”  (HR. Bukhari dan Muslim) 

Penjelasan Kata Sulit

«فَإِذَا أَبَيْتُمْ إِلَّا المَجْلِسَ» 

Maksudnya, “jika memang ada keperluan atau kebutuhan yang mendesak untuk duduk di sana”.

Pelajaran dari Hadits

  1. Hukum asal duduk di jalan adalah dilarang

   Kecuali jika memang ada kebutuhan yang tidak bisa dihindari. Ini untuk menjaga diri dari fitnah yang ada di jalan, pasar, dan tempat-tempat umum lainnya.

  1. Jika terpaksa duduk di jalan, tunaikan adabnya

   Yaitu: menundukkan pandangan, tidak menyakiti orang, menjawab salam, memerintah kebaikan, dan mencegah kemungkaran.

  1. Menunjukkan keindahan ajaran Islam 

   Islam sangat memperhatikan akhlak dan adab umum yang menjaga ketertiban masyarakat. Ajaran ini mencakup semua bidang kehidupan, baik di masjid, rumah, jalan, tempat kerja, dan lainnya.

[Refrensi utama : Kitab Riyadhus shalihin Wa ma’ahu hasyiyatul Fawaid. Hal. 181]

 Wallohu A’lam

👤 Ditulis oleh Ustadz : Nurhadi Nugroho hofidzhohulloh

Back to top button