Fawaid Hadist #58 | Ciri Ahli Surga: Memiliki Hati Seperti Hati Burung
Fawaid Hadist #58 | Ciri Ahli Surga: Memiliki Hati Seperti Hati Burung
Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan serial fawaid hadist, Fawaid Hadist #58 | Ciri Ahli Surga: Memiliki Hati Seperti Hati Burung. Selamat membaca.
[div class=”fawaid-hadis”]
عَن أبي هُرَيْرةَ رضي اللَّه عنه عن النبي صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم: يَدْخُلُ الْجَنَّةَ أقْوَامٌ أفْئِدتُهُمْ مِثْلُ أفئدة الطَّيْرِ
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Akan masuk surga suatu kaum yang hati mereka seperti hati burung.”
(HR. Muslim no. 2840).
[/div]Faedah Hadist
Hadist ini memberikan faedah-faedah berharga, di antaranya;
1. Para ulama menafsirkan tentang hadits ini yaitu hati mereka yang dikatakan masuk surga itu adalah hati yang lemah lembut. Ada pula yang menyebutkan bahwa hati burung itu penuh rasa takut dan khawatir. Karena memang demikianlah keadaan burung yang penuh rasa khawatir dan takut. Ada pula ulama yang menafsirkan bahwa hati burung itu penuh rasa tawakkal, yaitu selalu bergantung pada Allah ‘Azza wa Jalla.
2. Hati burung itu penuh rasa takut dan khawatir. Mengenai orang yang punya hati dengan rasa takut yang tinggi pada Allah Ta’ala, Sehingga dia menjadi manusia yang mudah kembali kepada kebenaran, bukan anti-nasehat. Merekalah yang dipuji Allah ‘Azza wa Jalla dalam al-Quran, dan Allah gelari sebagai ulama. Inilah yang disebutkan dalam ayat surat Fathir berikut,
إِنَّمَا يَخْشَى اللَّه مِنْ عِبَاده الْعُلَمَاء
“Sesungguhnya yang paling takut pada Allah adalah ulama.” (QS. Fathir: 28).
3. Keutamaan dan kemuliaan mereka yang memiliki hati yang lembut, dan selalu kembali serta hanya bertawakal pada Allah Yang Mahakuasa. Orang yang memiliki hati yang lembut mendapatkan pujian dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, seperti ungkapan beliau kepada penduduk Yaman. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,
أَتَاكُمْ أَهْلُ الْيَمَنِ ، أَضْعَفُ قُلُوبًا وَأَرَقُّ أَفْئِدَةً ، الْفِقْهُ يَمَانٍ ، وَالْحِكْمَةُ يَمَانِيَةٌ
Ada penduduk Yaman yang datang di tengah kalian. Mereka manusia yang paling lembut hatinya. Pemahaman agama banyak di Yaman, dan hikmah banyak di Yaman. (HR. Bukahri, no. 4390 & Muslim, no. 52).
4. Indah dan bagusnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam membuat perumpamaan dan permisalan dalam berdakwah dan membina para sahabat, serta mendekatkan pemahaman mereka pada perkara yang mudah dipahami dengan baik.
Wallahu Ta’ala A’lam.
Referensi: Syarah Shahih Muslim oleh Imam Nawawi, Syarah Riyadhus Shalihin karya Syaikh Shalih al Utsaimin dan Kitab Bahjatun Naadziriin Syarh Riyaadhish Shaalihiin karya Syaikh Salim bin ‘Ied Al Hilaliy.
[div class=”fawaid-hadis”]
Yuk dukung operasional & pengembangan dakwah Bimbingan Islam, bagikan juga faedah hadist ini kepada kerabat dan teman-teman.
“Demi Allah, jika Allah memberi hidayah kepada satu orang dengan sebab perantara dirimu, hal itu lebih baik bagimu daripada unta-unta merah.” (HR. Bukhari dan Muslim).
*unta merah adalah harta yang paling istimewa di kalangan orang Arab kala itu (di masa Nabi ﷺ).
[/div]