Kepada Allah lah Aku Berdoa, Khauf, Raja’, Tawakkal, Raghbah, Rahbah, Khusyu’, Inabah
Allah satu-satunya yang wajib diibadahi
Dalil berdoa, firman Allah Ta’ala,
“Dan Tuhan kalian berfirman : Berdo’alah kalian kepada-Ku niscaya akan Ku-perkenankan bagi kalian. Sesungguhnya, orang-orang yang enggan untuk beribadah kepada-Ku (pastilah) akan masuk neraka dalam keadaan hina-dina” (QS. Ghaafir: 60).
Dalil khauf (takut), firman Allah Ta’ala,
“Maka janganlah kalian takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku jika kalian benar-benar orang yang beriman” (QS. Ali ‘Imran: 175).
Dalil raja’ (harapan), firman Allah Ta’ala,
“Untuk itu barangsiapa yang mengharap perjumpaan dengan Tuhanya, maka hendaklah ia mengerjakan amal shalih dan janganlah mempersekutukan (Allah) dengan seorangpun dalam beribadah kepada Tuhannya” (QS. Al-Kahfi: 110).
Dalil tawakkal (berserah diri), firman Allah Ta’ala,
“Dan bertawakallah kalian hanya kepada Allah , jika kalian benar-benar orang yang beriman” (QS. Al-Maa`idah: 23).
Dalil khusyu’ (tunduk), firman Allah Ta’ala,
“Sedang mereka itu selalu tunduk hanya kepada Kami” (QS. Al-Anbiyaa: 90).
Dalil khasyyah (takut), firman Allah Ta’ala,
“Maka janganlah kalian takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku” (QS. Al-Baqarah: 150).
Dalil inabah (kembali kepada Allah), firman Allah Ta’ala,
“Dan kembalilah kalian kepada Tuhan kalian serta berserah dirilah kepada-Nya (dengan mentaati perintah-Nya), sebelum datang adzab kepada kalian, kemudian kalian tidak ditolong” (QS. Az-Zumar: 54).
Dalil isti’anah (memohon pertolongan), firman Allah Ta’ala,
“Hanya kepada Engkau-lah kami beribadah dan hanya kepada Engkau-lah kami memohon pertolongan” (QS. Al-Faatihah).
Dan dalil-dalil yang lainnya.
Tsalatsatul Ushul