Wanita Haidh Membaca Al-Qur’an

PERTANYAAN :

السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Aِِpakah wanita haid boleh membaca dan memegang al Quran terjemahan?

(Dari Rizka Cahya Dewi Di Pontianak Anggota Grup WA Bimbingan Islam T05 G05).

Jawaban :

وعليكم السلام ورحمة الله وبر كاته

Boleh wanita yang sedang haid membaca maupun menyentuh Al-Qur’an berdasarkan riwayat sebagai berikut :

حَدَّثَنَا عَبْدُاللهِ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ عَبْدِالرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِي اللهُ عَنْهَا أَنَّهَا قَالَتْ قَدِمْتُ مَكَّةَ وَأَنَا حَائِضٌ وَلَمْ أَطُفْ بِالْبَيْتِ وَلاَ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ قَالَتْ فَشَكَوْتُ ذَلِكَ إِلَى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ افْعَلِي كَمَا يَفْعَلُ الْحَاجُّ غَيْرَ أَنْ لاَ تَطُوفِي بِالْبَيْتِ حَتَّى تَطْهُرِي

Abdullah bin Yusuf telah menceritakan kepada kami, Malik telah mengkhabarkan kepada kami, dari Abdurrahman bin Al-Qasim, dari ayahnya, dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwa ia berkata : “Aku datang ke Mekkah sedangkan aku dalam keadaan haid dan aku belum thawaf di Ka’bah dan juga belum (sa’i) antara Shafa dan Marwa.” Aisyah sberkata: “Maka aku adukan hal tersebut kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam,” lalu beliau bersabda: “Lakukanlah apa-apa yang dilakukan oleh orang yang berhaji selain thawaf di Ka’bah.” (HR Bukhari : 1650).

Nabi memerintahkan bagi ‘Aisyah yang sedang haidh untuk melakukan semua yang dilakukan orang yang berhaji termasuk membaca Al-Qur’an dan mengecualikan satu hal yaitu thawaf mengelilingi ka’bah. Wallahu a’lam

Konsultasi Bimbingan Islam

Ustadz Abul Aswad Al Bayati